Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 9 Mei 2026 18:37 WIB

Ditinggal Suami ke Sawah, Rumah Lansia di Sagaranten Ludes Terbakar, Uang Tunai hingga 1 Ton Padi Hangus


					Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sagaranten tampak dari belakang tengah menyemprotkan air ke puing-puing bangunan rumah panggung yang ludes terbakar di Desa Margaluyu, Sagaranten, Sukabumi. Asap tebal masih membumbung dari sisa-sisa kayu yang hangus di antara tumpukan puing, termasuk harta benda milik korban yang ikut hangus dilalap api. Perbesar

Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sagaranten tampak dari belakang tengah menyemprotkan air ke puing-puing bangunan rumah panggung yang ludes terbakar di Desa Margaluyu, Sagaranten, Sukabumi. Asap tebal masih membumbung dari sisa-sisa kayu yang hangus di antara tumpukan puing, termasuk harta benda milik korban yang ikut hangus dilalap api.

JENTERANEWS.com — Amukan si jago merah kembali menelan kerugian puluhan juta rupiah. Sebuah rumah panggung milik pasangan lanjut usia (lansia) di Kampung Ciherang RT 010/RW 003, Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, ludes rata dengan tanah pada Sabtu (9/5/2026) sore.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Deniar Rumpaka, mengonfirmasi bahwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tersebut menghanguskan rumah milik Endang (56) dan istrinya, Sari (58). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden nahas ini.

“Penyebab kebakaran dipastikan berasal dari tungku tempat memasak. Api dengan cepat merambat ke dinding kayu di bagian dapur,” ujar Deniar dalam laporan tertulisnya, Sabtu (9/5/2026).

Peristiwa tragis ini bermula saat Sari tengah memasak di dapur menggunakan tungku kayu. Lantaran kondisi fisiknya yang mengalami gangguan penglihatan (rabun), Sari diduga tidak menyadari saat percikan api mulai membesar dan menjilati dinding dapur rumahnya yang berukuran 5×10 meter tersebut.

Di saat yang bersamaan, Endang sedang bekerja di sawah. Ia hanya bisa terkejut saat melihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari arah perkampungannya. Benar saja, saat ia bergegas pulang, rumahnya sudah dalam kondisi dikepung kobaran api.

Ketua RT 010, Wandi (40), menuturkan bahwa kepanikan sempat melanda warga sekitar. Namun, aksi cepat tanggap warga berhasil menyelamatkan nyawa Sari.

“Begitu api mulai membesar, warga yang melihat langsung mengevakuasi Ibu Sari keluar dari rumah sehingga alhamdulillah beliau selamat,” ungkap Wandi. Laporan tersebut kemudian langsung diteruskan oleh perangkat desa ke Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sagaranten.

Meski nyawa penghuni berhasil diselamatkan, harta benda pasangan lansia ini tak bersisa. Selain bangunan rumah panggung yang hancur menjadi arang, api juga menelan 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit, tumpukan gabah/padi sebanyak 1 ton, hingga uang tunai senilai Rp6.000.000 dan berbagai surat berharga.

“Total taksiran kerugian sementara mencapai kurang lebih Rp60.000.000,” rinci Deniar.

Pasca-kejadian, tim gabungan yang terdiri dari P2BK, Pos Damkar Sagaranten, Koramil 2211, Polsek Sagaranten, Satpol PP (Trantib), Tagana, IPSM, dan warga setempat langsung bergotong royong melakukan pendinginan dan membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pihak aparat gabungan bersama Pemerintah Desa Margaluyu juga mengimbau warga sekitar untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya saat menggunakan tungku kayu tradisional, dengan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.(*)

Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 52 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi