Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Mei 2026 16:22 WIB

Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi, Targetkan Optimalisasi Cakupan Kesehatan Semesta 2026


					Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memberikan arahan dalam rapat strategi penguatan dan reaktivasi kepesertaan UHC di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (8/5/2026). Perbesar

Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memberikan arahan dalam rapat strategi penguatan dan reaktivasi kepesertaan UHC di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (8/5/2026).

JENTERANEWS.com  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin pemerataan akses layanan kesehatan yang bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembahasan strategis terkait Implementasi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta untuk Universal Health Coverage (UHC) Semester I Tahun 2026, yang diselenggarakan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (8/5/2026).

Pertemuan lintas instansi ini ditujukan untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan langkah taktis guna mendongkrak jumlah kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kabupaten Sukabumi. Fokus utama yang menjadi titik berat pembahasan meliputi strategi rekrutmen peserta baru serta upaya proaktif dalam mereaktivasi status peserta yang saat ini tengah non-aktif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dalam arahannya menekankan bahwa pencapaian predikat UHC tidak boleh hanya dimaknai sebagai upaya pemenuhan target statistik administratif. Lebih dari itu, esensi UHC adalah wujud nyata kepastian perlindungan kesehatan bagi setiap warga di Kabupaten Sukabumi.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi warga kita yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena kendala administratif atau status kepesertaan. Oleh karena itu, sinergi antara Pemkab dan BPJS Kesehatan harus terus diperkuat untuk melakukan skema jemput bola,” tegas Ade.

Dalam rangka mendukung langkah jemput bola tersebut, forum ini juga menggarisbawahi urgensi optimalisasi data yang presisi. Validitas data dinilai sangat krusial untuk memetakan dan menjangkau secara spesifik segmen masyarakat yang hingga kini belum terlingkupi oleh payung jaminan kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Nora D. Manurung, memaparkan bahwa reaktivasi peserta menjadi salah satu variabel penentu dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas UHC di Kabupaten Sukabumi. Pihaknya memastikan akan terus mendorong berbagai langkah inovatif guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengaktifkan kembali kartu JKN mereka.

“Program JKN ini tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat semata, tetapi juga berperan sebagai penggerak roda ekonomi sekaligus instrumen perlindungan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan,” ungkap Nora.

Melalui penguatan kolaborasi berkelanjutan antara Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan, cakupan kesehatan semesta di kawasan ini diharapkan dapat terus mengalami eskalasi dari segi kualitas. Upaya kolektif tersebut pada akhirnya diproyeksikan akan bermuara pada peningkatan taraf derajat kesehatan serta kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Sukabumi secara komprehensif.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca