JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, sore ini (Rabu, 14/5/2025) pukul 15.30 WIB, menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik ruas jalan provinsi. Akibatnya, akses lalu lintas sempat terganggu dan diberlakukan sistem buka tutup.
Berdasarkan laporan dari Ahmad, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, longsor terjadi akibat curah hujan ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan provinsi, menghambat arus kendaraan yang melintas.
“Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tebing longsor di beberapa titik sehingga menutup sebagian jalan jalur provinsi,” ujar Ahmad dalam laporannya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.
Saat ini, pihak Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan pembersihan material longsoran. Sementara proses pembersihan berlangsung, aparat kepolisian memberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.
Tim gabungan dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nyalindung yang terdiri dari Camat Nyalindung, Kapolsek Nyalindung, dan Koramil Nyalindung, bersama dengan pihak PU, telah melakukan asesmen ke lokasi kejadian dan berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.
Kondisi terkini di lokasi kejadian dilaporkan masih gerimis. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir.
Sumber informasi ini diperoleh langsung dari hasil asesmen P2BK Nyalindung di lapangan. Pihak terkait terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.(*)
[Sumber P2BK Nyalindung|Editor Hamjah]
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















