Menu ✖

Mode Gelap

Bencana · 14 Mei 2025 18:35 WIB

Detik-Detik Longsor Dahsyat di Nyalindung: Saksi Mata Ungkap Kengerian!


					Petugas dari Pekerjaan Umum (PU) berupaya membersihkan material longsor yang menutupi jalan provinsi di Nyalindung setelah hujan deras memicu bencana, Rabu (14/5/2025). Perbesar

Petugas dari Pekerjaan Umum (PU) berupaya membersihkan material longsor yang menutupi jalan provinsi di Nyalindung setelah hujan deras memicu bencana, Rabu (14/5/2025).

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, sore ini (Rabu, 14/5/2025) pukul 15.30 WIB, menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik ruas jalan provinsi. Akibatnya, akses lalu lintas sempat terganggu dan diberlakukan sistem buka tutup.

Berdasarkan laporan dari Ahmad, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, longsor terjadi akibat curah hujan ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan provinsi, menghambat arus kendaraan yang melintas.

“Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tebing longsor di beberapa titik sehingga menutup sebagian jalan jalur provinsi,” ujar Ahmad dalam laporannya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

Saat ini, pihak Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan pembersihan material longsoran. Sementara proses pembersihan berlangsung, aparat kepolisian memberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Tim gabungan dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nyalindung yang terdiri dari Camat Nyalindung, Kapolsek Nyalindung, dan Koramil Nyalindung, bersama dengan pihak PU, telah melakukan asesmen ke lokasi kejadian dan berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.

Kondisi terkini di lokasi kejadian dilaporkan masih gerimis. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir.

Sumber informasi ini diperoleh langsung dari hasil asesmen P2BK Nyalindung di lapangan. Pihak terkait terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.(*)

[Sumber P2BK Nyalindung|Editor Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 100 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cikidang Sukabumi, Tiga Kepala Keluarga Terancam

22 Mei 2026 - 09:19 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Kampung Cikamuning, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) pagi.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Bencana

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca