Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Des 2025 13:40 WIB

Ditinggal ke Kebun, Rumah Warga di Pabuaran Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah


					Petugas P2BK bersama anggota Polsek dan warga setempat saat meninjau puing-puing sisa kebakaran rumah milik Bapak Syarip di Kampung Cijambu, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Sabtu (6/12/2025). (Foto: Dok. P2BK Pabuaran) Perbesar

Petugas P2BK bersama anggota Polsek dan warga setempat saat meninjau puing-puing sisa kebakaran rumah milik Bapak Syarip di Kampung Cijambu, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Sabtu (6/12/2025). (Foto: Dok. P2BK Pabuaran)

JENTERANEWS.com – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung milik warga di Kampung Cijambu RT 13 RW 06, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu pagi (6/12/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pabuaran, Rida Agung Yogasmara, mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, rumah yang terbakar adalah milik Bapak Syarip. Saat kejadian berlangsung, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya beraktivitas di kebun.

“Kronologi bermula saat api tiba-tiba terlihat muncul dari bagian atap rumah. Hal tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Bapak Dian, yang langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api dengan alat seadanya,” ungkap Rida.

Sayangnya, kobaran api menyebar dengan sangat cepat dan melalap seluruh bagian bangunan. Meskipun warga telah berupaya maksimal, rumah beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan dan rata dengan tanah.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, seluruh harta benda milik korban hangus tak tersisa. Kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dan saat ini masih dalam tahap perhitungan rinci,” jelas Rida.

Selain menghanguskan rumah Bapak Syarip, kobaran api juga sempat mengancam dua rumah lain di sebelahnya, yakni milik Bapak Ayi dan Ibu Iim. Beruntung, upaya lokalisir api berhasil dilakukan sehingga tidak merembet lebih jauh. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akibat hubungan arus pendek (korsleting) listrik.

Pascakejadian, P2BK Pabuaran bersama unsur perangkat Desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP langsung melakukan koordinasi dan peninjauan ke lokasi bencana.

Rida Agung juga menyampaikan imbauan terbuka bagi para dermawan yang ingin membantu meringankan beban Bapak Syarip. Mengingat korban kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta bendanya, bantuan sangat dibutuhkan.

“Kebutuhan mendesak saat ini antara lain sembako, pakaian layak pakai, peralatan dapur, serta bahan material bangunan untuk mendirikan kembali rumah korban,” pungkasnya.(*)


Laporan Mardi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Peringatan May Day Bersama DPC K Sarbumusi, Kedepankan Suasana Dialogis dan Kekeluargaan

1 Mei 2026 - 16:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berdiri memegang mikrofon), tengah berdialog santai dengan para buruh yang tergabung dalam DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Santa Sea Waterpark, Jumat (1/5/2026). Peringatan tahun ini diisi dengan kegiatan rekreasi untuk membangun sinergi yang harmonis.

Polres Sukabumi Kawal Ketat Keberangkatan 4.660 Buruh ke Monas pada Peringatan May Day 2026

1 Mei 2026 - 14:18 WIB

PENGAWALAN MAY DAY: Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, berbincang dengan perwakilan serikat buruh dari FSB KIKES KSBSI saat persiapan keberangkatan massa menuju Monas, Jakarta, di titik kumpul Exit Tol, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Peringatan Hari Buruh Nasional 2026: DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Hak Pekerja dan Harmonisasi Hubungan Industrial

1 Mei 2026 - 13:31 WIB

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus

1 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).
Trending di Sukabumi