Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Mei 2026 12:26 WIB

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus


					Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi) Perbesar

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana alam. Pada Kamis (30/4/2026) sore pukul 17:00 WIB, tanah longsor menggerus fondasi sebuah jembatan penyeberangan di Kampung Lamping Cikolawing, RT 02/RW 08, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak.

Akibat peristiwa tersebut, jembatan penyeberangan orang yang memiliki panjang 15 meter amblas dan memutus total akses vital yang menghubungkan dua kampung. Meski insiden ini melumpuhkan jalur aktivitas masyarakat setempat, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Berdasarkan laporan hasil pemantauan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak pada Jumat (1/5/2026), tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evaluasi kerusakan.

“Tim Pusdalops telah berkoordinasi langsung dengan perangkat desa, Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (URC PB) Desa Nagrak Selatan, serta masyarakat setempat guna melakukan asesmen secara menyeluruh di lokasi kejadian,” tulis keterangan resmi Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi.

Untuk sementara waktu, warga yang biasa menggunakan akses jembatan tersebut terpaksa dialihkan menggunakan jalur jalan alternatif yang tersedia guna memastikan aktivitas sehari-hari tetap berjalan.

Mengingat pentingnya infrastruktur tersebut, kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah pembuatan jembatan darurat. Merespons kondisi ini, warga setempat dibantu oleh aparat desa tengah merencanakan pembangunan jembatan darurat secara swadaya agar mobilitas antarkampung dapat segera pulih.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jembatan dan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana, untuk tetap waspada mengingat potensi hujan berintensitas tinggi yang masih mungkin terjadi.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 76 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca