Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Des 2025 11:24 WIB

Tragedi di Jampangkulon, Lansia Tewas Terperosok ke Sumur Bergas Usai Injak Kayu Lapuk


					Personel Pos Damkar Jampangkulon saat berupaya menuruni sumur sempit untuk mengevakuasi korban di Kampung Lembursawah, Desa Bojongsari, Selasa (23/12/2025). Proses evakuasi berjalan dramatis karena terdeteksi adanya gas berbahaya di dalam sumur. Perbesar

Personel Pos Damkar Jampangkulon saat berupaya menuruni sumur sempit untuk mengevakuasi korban di Kampung Lembursawah, Desa Bojongsari, Selasa (23/12/2025). Proses evakuasi berjalan dramatis karena terdeteksi adanya gas berbahaya di dalam sumur.

JENTERANEWS.com – Tragedi memilukan menimpa seorang warga lanjut usia (lansia) di Kampung Lembursawah, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Juansih (70), ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke dalam sumur di halaman belakang rumahnya, pada Selasa (23/12/2025).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.10 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban sedang membersihkan area sekitar rumah. Tanpa disadari, korban menginjak penutup sumur berbahan kayu yang kondisinya sudah lapuk dan tersamar oleh rumput liar.

Nahas, kayu penutup tersebut ambruk seketika karena tidak kuat menahan beban, menyebabkan tubuh korban jatuh ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar tiga meter.

Warga yang mengetahui insiden tersebut segera melapor kepada pihak berwenang. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Jampangkulon yang menerima laporan, tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.30 WIB untuk melakukan upaya penyelamatan.

Komandan regu di lapangan mengungkapkan bahwa proses evakuasi tidak berjalan mudah. Tantangan utama yang dihadapi tim penyelamat adalah terdeteksinya gas berbahaya di dalam rongga sumur yang berpotensi mengancam keselamatan personel.

“Kami mendeteksi adanya gas yang cukup berbahaya. Sesuai prosedur keselamatan (SOP), tim melakukan ventilasi terlebih dahulu guna menetralisir udara di dasar sumur sebelum personel diturunkan,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Sebanyak lima personel Damkar dikerahkan dalam operasi ini. Setelah kondisi dinyatakan cukup aman, seorang petugas dengan peralatan lengkap (SCBA dan tali pengaman) turun ke dasar sumur.

Setelah berjibaku selama hampir satu jam, petugas akhirnya berhasil mengangkat tubuh korban ke permukaan. Sayangnya, meski evakuasi berhasil dilakukan, Juansih dinyatakan telah meninggal dunia.

Proses evakuasi dan pengamanan di lokasi kejadian turut dibantu oleh jajaran Polsek Jampangkulon serta perangkat desa setempat. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Belajar dari kejadian ini, pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan sumur di lingkungan rumah, terutama sumur tua yang sudah tidak digunakan.

Warga disarankan untuk memastikan penutup sumur dibuat secara permanen dan kokoh, misalnya menggunakan cor beton, guna menghindari kecelakaan serupa yang dapat merenggut nyawa.(*)

Laporan: Rudi

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca