Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Mar 2026 17:24 WIB

Tinggal Sendirian, Seorang Pria di Parakansalak Ditemukan Meninggal Dunia di Kamarnya


					Petugas gabungan dari Polsek Parakansalak, TAGANA (terlihat petugas Heri dengan helm merah), dan BPBD melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) di depan rumah korban di Kp. Lebaksiuh, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (21/3/2026). Di sebelah kanan, sepupu korban, Rudi Saepul Bahtiar (mengenakan kemeja merah-oranye), tampak sedang memberikan keterangan kepada petugas polisi. Jendela berkerai merah muda inilah lokasi saksi pertama kali melihat jasad korban setelah membuka tirai. Rumah tersebut terlihat dalam kondisi tua dan sebagian atapnya rusak. Perbesar

Petugas gabungan dari Polsek Parakansalak, TAGANA (terlihat petugas Heri dengan helm merah), dan BPBD melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) di depan rumah korban di Kp. Lebaksiuh, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (21/3/2026). Di sebelah kanan, sepupu korban, Rudi Saepul Bahtiar (mengenakan kemeja merah-oranye), tampak sedang memberikan keterangan kepada petugas polisi. Jendela berkerai merah muda inilah lokasi saksi pertama kali melihat jasad korban setelah membuka tirai. Rumah tersebut terlihat dalam kondisi tua dan sebagian atapnya rusak.

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Lebaksiuh RT 15/05, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam kamar tidurnya pada Sabtu (21/3/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diketahui bernama M. Agung Cahyono (47), seorang buruh harian lepas yang bermukim di alamat tersebut. Almarhum pertama kali ditemukan oleh sepupunya, Rudi Saepul Bahtiar, yang datang berkunjung sekitar pukul 07.30 WIB. Rudi dan putranya berniat bersilaturahmi sekaligus mengecek kondisi almarhum yang diketahui sedang sakit dan tinggal seorang diri setelah bercerai.

Karena panggilannya dari luar rumah tidak mendapat sahutan, Rudi yang merasa curiga kemudian mengintip melalui jendela kamar yang kacanya kebetulan terbuka. Di dalam, ia terkejut melihat korban sudah dalam posisi telungkup dengan kondisi tubuh yang membengkak. Menyadari korban telah tiada, Rudi segera menghubungi pihak keluarga lainnya dan aparat setempat.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, korban memang memiliki riwayat penyakit. Ketua RT setempat, Andry Nurmansah, menyebutkan bahwa pada 11 Maret 2026 lalu, almarhum sempat dilarikan ke RS Sekarwangi karena keluhan sakit pada organ jantung dan hati. Namun, pada 13 Maret, korban diketahui pulang dan meninggalkan rumah sakit secara sepihak.

Kondisi kesehatan korban diperkirakan terus menurun sejak saat itu. Beberapa tetangga dan keluarga bersaksi bahwa pada tanggal 18 dan 19 Maret, korban sempat mengeluhkan sesak napas berat dan meminta bantuan warga untuk dicarikan tabung oksigen, namun sayangnya stok di klinik dan bidan terdekat sedang kosong.

Petugas gabungan yang terdiri dari jajaran Polsek Parakansalak, Koramil, BPBD, TAGANA, aparat desa, serta tim medis dari Puskesmas Parakansalak segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Parakansalak, Wahyu Hidayat, dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Almarhum meninggal dunia murni dikarenakan sakit, dan dari kondisinya, diperkirakan almarhum sudah meninggal dunia sekitar dua hari yang lalu,” terang petugas medis dalam laporannya.

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai takdir dari Sang Pencipta dan membuat surat penolakan autopsi. Usai dievakuasi, jenazah almarhum langsung disemayamkan dan dimakamkan di tempat pemakaman keluarga yang lokasinya tak jauh dari rumah duka.(*)


Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 63 kali

Baca Lainnya

Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Peringatan May Day Bersama DPC K Sarbumusi, Kedepankan Suasana Dialogis dan Kekeluargaan

1 Mei 2026 - 16:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berdiri memegang mikrofon), tengah berdialog santai dengan para buruh yang tergabung dalam DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Santa Sea Waterpark, Jumat (1/5/2026). Peringatan tahun ini diisi dengan kegiatan rekreasi untuk membangun sinergi yang harmonis.

Polres Sukabumi Kawal Ketat Keberangkatan 4.660 Buruh ke Monas pada Peringatan May Day 2026

1 Mei 2026 - 14:18 WIB

PENGAWALAN MAY DAY: Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, berbincang dengan perwakilan serikat buruh dari FSB KIKES KSBSI saat persiapan keberangkatan massa menuju Monas, Jakarta, di titik kumpul Exit Tol, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Peringatan Hari Buruh Nasional 2026: DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Hak Pekerja dan Harmonisasi Hubungan Industrial

1 Mei 2026 - 13:31 WIB

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus

1 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).
Trending di Sukabumi