Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Mei 2026 20:15 WIB

Diduga Langgar Izin, DPRD Sukabumi dan BAPEKSI Desak Tindakan Tegas atas Menara PT EFID


					Suasana pertemuan antara anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi dengan perwakilan BAPEKSI PAC Palabuhanratu di ruang Badan Musyawarah (Bamus), Selasa (5/5/2026). Audiensi ini membahas dugaan pelanggaran perizinan dan ketiadaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) menara telekomunikasi milik PT EFID Menara Asetco. Perbesar

Suasana pertemuan antara anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi dengan perwakilan BAPEKSI PAC Palabuhanratu di ruang Badan Musyawarah (Bamus), Selasa (5/5/2026). Audiensi ini membahas dugaan pelanggaran perizinan dan ketiadaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) menara telekomunikasi milik PT EFID Menara Asetco.

JENTERANEWS.com — Dugaan pelanggaran perizinan menara telekomunikasi milik PT EFID Menara Asetco memantik reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi. Guna menindaklanjuti keresahan warga, Komisi II DPRD menggelar audiensi bersama perwakilan BAPEKSI Pengurus Anak Cabang (PAC) Palabuhanratu pada Selasa (5/5/2026).

Pertemuan yang dihelat di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Hamzah Gurnita. Turut hadir jajaran anggota dewan lainnya, yakni Taopik Guntur, Sylvie Gustiana Derin, Apep Saeful Mahdan, dan Ariestiandi. Guna memastikan penanganan yang komprehensif, dewan juga menghadirkan sejumlah instansi teknis, di antaranya Dinas Perizinan, unsur kecamatan, hingga aparat penegak Peraturan Daerah (Perda).

Dalam jalannya forum, BAPEKSI PAC Palabuhanratu secara terbuka menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah dan legislatif. Mereka mendesak adanya langkah konkret berupa penghentian sementara operasional menara melalui penyegelan.

Selain itu, BAPEKSI juga meminta DPRD memanggil pihak PT EFID Menara Asetco untuk melakukan klarifikasi secara terbuka di hadapan publik, serta menjatuhkan sanksi berat apabila perusahaan terbukti menyalahi aturan tata ruang dan perizinan.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jika memang tidak memenuhi ketentuan, kami mendorong agar dilakukan tindakan tegas, termasuk kemungkinan pembongkaran,” tegas perwakilan BAPEKSI di hadapan anggota dewan.

Merespons aspirasi tersebut, Ketua Komisi II Hamzah Gurnita memastikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan bahwa laporan yang masuk saat ini sedang diproses secara kelembagaan dan menjadi atensi serius Komisi II. Sorotan utama dewan tertuju pada indikasi belum dikantonginya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) oleh pihak perusahaan sebagai syarat operasional infrastruktur.

“Kami menindaklanjuti laporan ini karena menyangkut kepatuhan terhadap regulasi. SLF adalah syarat wajib sebelum bangunan digunakan. Jika belum ada, tentu ini menjadi persoalan,” urai Hamzah.

Lebih lanjut, Hamzah memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan peringatan kepada seluruh pengusaha penyedia menara telekomunikasi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Ia meminta agar para investor tertib administrasi dengan melengkapi seluruh perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sebelum mendirikan bangunan.

“Kepatuhan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Jangan hanya sekadar memenuhi dokumen. Tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat juga harus diperhatikan,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut dari audiensi, Komisi II DPRD secara resmi mendorong dinas teknis terkait untuk segera mengeksekusi langkah awal pengawasan, baik dalam bentuk teguran tertulis maupun sanksi administratif kepada pihak perusahaan.

Apabila peringatan tersebut tidak diindahkan dan tidak ada tindak lanjut yang jelas dari perusahaan, DPRD membuka ruang untuk mengeluarkan rekomendasi penindakan lebih lanjut melalui pimpinan dewan. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan demi memastikan iklim investasi yang taat aturan hukum dan mengedepankan aspek keselamatan masyarakat sekitar.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca