Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Jun 2026 20:06 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Sukabumi Terungkap, Pedagang Asal Padang Dipastikan Meninggal Karena Sakit


					Petugas kepolisian dari Polsek Cisaat berada di lokasi penemuan jasad seorang pedagang berinisial WI (45) di sebuah kontrakan, Kampung Nagrak, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2026). Polisi memasang garis polisi (police line) di area kejadian guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Perbesar

Petugas kepolisian dari Polsek Cisaat berada di lokasi penemuan jasad seorang pedagang berinisial WI (45) di sebuah kontrakan, Kampung Nagrak, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2026). Polisi memasang garis polisi (police line) di area kejadian guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).

JENTERANEWS.com – Teka-teki penemuan jasad seorang pedagang berinisial WI (45) di sebuah kamar kontrakan di Kampung Nagrak, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, akhirnya menemui titik terang. Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut dan korban murni meninggal dunia akibat sakit.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Penemuan ini berawal dari kecurigaan penjaga kontrakan yang mencium aroma menyengat yang disertai banyaknya lalat di sekitar area kamar korban. Kecurigaan semakin menguat lantaran kamar tersebut dalam kondisi terkunci dari dalam.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi, Ipda Ade Rulli, menjelaskan bahwa lantaran tidak ada respons saat warga mencoba memanggil korban, petugas kepolisian bersama pengurus RT dan RW setempat akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu kamar.

“Pintu terkunci dari dalam. Setelah dibuka paksa, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang di atas kasur,” ujar Ade Rulli saat memberikan keterangan pada Senin (8/6/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Inafis Polres Sukabumi Kota langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan di sekitar area tempat tidur korban, petugas menemukan sejumlah barang yang mengindikasikan bahwa korban tengah berupaya mengobati dirinya sendiri sebelum wafat.

  • Barang Bukti di TKP: Petugas menemukan balsem dan bawang putih di dekat tempat tidur korban.

  • Kondisi Fisik: Jasad korban dilaporkan sudah dalam kondisi membusuk.

  • Estimasi Waktu Kematian: Berdasarkan perkiraan tim medis di lapangan, pedagang asal Padang tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.

Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan konfirmasi dari pihak keluarga, polisi memastikan bahwa penyebab kematian WI murni karena faktor kesehatan. Kerabat korban mengakui bahwa beberapa hari sebelum ditemukan meninggal, WI sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya yang menurun.

“Pihak keluarga mengakui bahwa korban sempat mengeluh sakit sebelum kejadian ini,” imbuh Ade.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah korban ke RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk dilakukan pemeriksaan luar (visum et repertum) sembari menunggu kedatangan pihak keluarga inti guna proses serah terima jenazah.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Viral dan Diprotes Warga, Penyelenggara Pool Party di SantaSea Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf

22 September 2026 - 06:32 WIB

Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial.

Pemkab Sukabumi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama

21 September 2026 - 20:18 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, memberikan penjelasan terkait persiapan perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ganjar menegaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi syarat utama dalam penentuan keberlanjutan masa kontrak para pegawai.

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Diduga Terlindas Truk Tabrak Lari di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Pemotor Alami Luka pada Kaki

21 September 2026 - 14:57 WIB

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota menandai lokasi terjadinya kecelakaan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Senin (21/9/2026). Peristiwa tersebut melibatkan sebuah sepeda motor dan truk tak dikenal yang melarikan diri usai insiden.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca