Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Jun 2026 20:26 WIB

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Cibadak Sukabumi, Pemadaman Sempat Terkendala Akses Sempit


					Petugas Pemadam Kebakaran Posko V Cibadak bersama personel P2BK dan warga sekitar bahu-membahu menyemprotkan air guna melakukan pendinginan pada sisa-sisa material rumah Ibu Elim Halimah yang luluh lantak akibat kebakaran di Kampung Johor, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026). Perbesar

Petugas Pemadam Kebakaran Posko V Cibadak bersama personel P2BK dan warga sekitar bahu-membahu menyemprotkan air guna melakukan pendinginan pada sisa-sisa material rumah Ibu Elim Halimah yang luluh lantak akibat kebakaran di Kampung Johor, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026).

JENTERANEWS.com – Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tinggal milik warga di Kampung Johor, RT 02/RW 13, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (26/6/2026) siang. Kendati tidak memakan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB ini sempat memicu kepanikan warga setempat.

Menurut laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi yang dihimpun melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, kobaran api diketahui pertama kali muncul dari bagian bawah depan jendela rumah milik Ibu Elim Halimah.

Melihat kobaran api yang mulai membesar, warga sekitar langsung bergotong-royong melakukan upaya pemadaman secara swadaya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Aksi tanggap juga ditunjukkan oleh karyawan PT Japfa yang berada di sekitar lokasi, yang ikut membantu menjinakkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Petugas Pemadam Kebakaran dari Posko V Cibadak yang tiba di lokasi sempat mengalami kendala teknis. Mobil armada pemadam tidak dapat menjangkau titik api lantaran akses jalan menuju lokasi kejadian yang terlalu sempit.

“Mobil pemadam tidak dapat menjangkau titik kebakaran karena akses menuju lokasi yang sempit. Personel Damkar kemudian menyiasatinya dengan melakukan pemadaman menggunakan mesin alkon (pompa air portabel),” tulis laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi.

Berkat sinergi yang solid antara warga, karyawan PT Japfa, dan personel Damkar Kecamatan Cibadak, amukan si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang dari satu jam, sehingga api tidak sempat meluas ke bangunan di sekitarnya. Saat ini, situasi di lokasi dilaporkan dalam kondisi mendung dan warga masih bergotong-royong melakukan proses pendinginan serta evakuasi material bangunan yang terbakar.

Akibat insiden ini, satu kepala keluarga (KK) yang terdiri dari dua jiwa kehilangan tempat tinggal dan kini terancam telantar. Beruntung, dilaporkan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, mengenai penyebab pasti kebakaran serta total kerugian materiil yang dialami korban hingga saat ini masih dalam proses kajian dan pendataan oleh pihak terkait.

Pasca-kejadian, P2BK Cibadak segera melakukan koordinasi dengan jajaran Pemerintah Desa Pamuruyan, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Relawan Bareta, dan warga setempat untuk melakukan assessment (penilaian dampak bencana) di lokasi.

Berdasarkan hasil pemetaan di lapangan, kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan oleh korban saat ini meliputi:

  • Terpal penutup

  • Bahan material bangunan

  • Bantuan logistik pangan

Pemerintah desa beserta unsur unsur terkait seperti Kepala Desa Pamuruyan, Satgas Linmas, dan relawan kemanusiaan dipastikan telah berada di lokasi guna mengawal penanganan pascabencana agar bantuan dapat segera disalurkan.(*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Nekat Merusak Sel dan Serang Petugas, Pelarian Tahanan Polsek Lengkong Berakhir di Lapas

26 Juni 2026 - 20:31 WIB

Diduga Akibat Arus Pendek, Rumah Warga Ujunggenteng Sukabumi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

26 Juni 2026 - 11:37 WIB

Kondisi memprihatinkan bagian dalam rumah milik Ibu Enok (55) di Kampung Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang hangus menyisakan puing-puing pascakebakaran pada Jumat (26/6) dini hari. Kebakaran yang diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik ini mengakibatkan kerugian material hingga Rp150 juta.

Pemkab Sukabumi Tegaskan Komitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Ribuan Petugas Diterjunkan

26 Juni 2026 - 09:03 WIB

Bupati Sukabumi, Asep Japar (kanan), memukul gong sebagai tanda diresmikannya pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Kamis (25/6/2026). Pemkab Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh BPS dengan menerjunkan 2.600 petugas guna memetakan kekuatan ekonomi riil masyarakat. (

Edarkan Ribuan Butir Hexymer, Seorang Karyawan Honorer di Sukabumi Diringkus Polisi

26 Juni 2026 - 08:53 WIB

Barang bukti ribuan pil Hexymer dan satu unit telepon genggam yang diamankan dari tersangka FA oleh Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota. Foto: Humas Polri.

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Kekasih Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Sukabumi

26 Juni 2026 - 08:42 WIB

Kapolsek Cikole Kompol Ma'ruf Moerdianto (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media mengenai penangkapan tersangka E (47), pria yang diduga membunuh kekasihnya, R (53), di sebuah kamar hotel di Jalan Stasiun, Sukabumi, usai hasil autopsi memastikan adanya tindak kekerasan leher.

Serap Aspirasi Warga Parungseah, Anggota DPRD Jabar A Yamin Komitmen Perjuangkan Sektor Pertanian dan Infrastruktur

26 Juni 2026 - 08:32 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, A Yamin, S.I.P. (tengah), memberikan pemaparan dan berdialog langsung dengan warga untuk menampung aspirasi terkait BPJS, infrastruktur, dan pertanian dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Parungseah, Kabupaten Sukabumi, Kamis (11/6/2026).
Trending di Sukabumi