JENTERANEWS.com – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana sejak dini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Ayo Siaga Bencana”. Kegiatan ini diintegrasikan ke dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru di SMPN 3 Cidadap, pada Selasa (14/7/2026).
Kegiatan penyuluhan yang dimulai pada pukul 10.30 WIB tersebut bertujuan untuk membekali para pelajar dengan pengetahuan dasar mengenai mitigasi, pencegahan, dan evakuasi mandiri saat menghadapi situasi darurat bencana alam yang berpotensi terjadi di wilayah mereka.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim P2BK Cidadap bertindak sebagai pemateri utama yang berinteraksi langsung dengan para siswa. Materi disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh pelajar, mencakup beberapa poin krusial berikut:
-
Pemahaman Dasar Kebencanaan: Pengenalan mengenai jenis-jenis dan potensi bencana yang ada di lingkungan sekitar.
-
Mitigasi Gempa Bumi: Langkah pencegahan dan prosedur penyelamatan diri (evakuasi) yang benar saat terjadi guncangan gempa.
-
Penanggulangan Banjir: Tindakan darurat, kebersihan lingkungan, dan langkah antisipasi ketika debit air mulai meningkat.
-
Antisipasi Tanah Longsor: Pengenalan tanda-tanda awal pergerakan tanah serta menentukan jalur evakuasi yang aman menuju titik kumpul.
Kelancaran dan kesuksesan agenda edukasi ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara berbagai elemen kebencanaan dan ketertiban di tingkat kecamatan. Kehadiran berbagai instansi turut memberikan rasa aman sekaligus mencontohkan bentuk kerja sama tim kepada para siswa. Adapun personel gabungan yang bertugas dalam kegiatan ini meliputi:
-
Jajaran P2BK Kecamatan Cidadap
-
Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Cidadap
-
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Cidadap
-
Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
“Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.”
Inisiatif kolaboratif di bawah arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang sadar bencana. Melalui edukasi sejak bangku sekolah, diharapkan lahir generasi muda yang tanggap, tangkas, dan tangguh, sehingga risiko dampak bencana di masa mendatang dapat ditekan secara maksimal.(*)















