Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 3 Okt 2026 07:12 WIB

Dosen Lanjut Usia Ditemukan Tewas di Cicantayan Sukabumi, Polisi Usut Dugaan Pembunuhan


					Petugas kepolisian saat melakukan pengamanan dan pemeriksaan di lokasi penemuan jasad Petrus Pallangan (74) di Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Petugas kepolisian saat melakukan pengamanan dan pemeriksaan di lokasi penemuan jasad Petrus Pallangan (74) di Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com — Wilayah Kabupaten Sukabumi dibayangi rentetan temuan jasad misterius dalam sepekan terakhir. Usai publik dikagetkan oleh penemuan mayat dalam karung di jembatan Tol Bocimi KM 69 Ciambar pada Selasa (29/9/2026), peristiwa tragis lainnya terungkap di Kampung Bakti, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan.

Seorang dosen purnawaktu bernama Petrus Pallangan (74) ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya pada Jumat (25/9/2026). Korban yang tercatat sebagai warga Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, tersebut ditemukan tak bernyawa di atas ranjang setelah sempat hilang kontak selama belasan hari.

Penemuan jasad berawal dari kecurigaan anak korban, Devi Aprilianti, yang bermukim di Jakarta Utara. Devi mengaku kesulitan menghubungi ayahnya sejak Selasa (15/9/2026). Walau ponsel korban aktif, panggilan tak pernah direspons.

Dua hari berselang, Rabu (17/9/2026), Devi berupaya mengontak asisten rumah tangga berinisial AG yang bekerja di kediaman ayahnya. Namun, nomor ponsel AG sudah tidak aktif.

Merasa cemas, Devi memutuskan mendatangi langsung rumah sang ayah pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 11.40 WIB. Setibanya di lokasi, bangunan rumah dalam keadaan terkunci rapat dari dalam dan tercium bau menyengat dari arah ventilasi.

“Pas sampai rumah, ayah sudah tidak ada di kamar. Harapannya pelaku segera ditemukan,” kata Devi saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

Melihat kondisi yang mencurigakan, Devi berkoordinasi dengan Ketua RT setempat dan memanggil jasa tukang kunci untuk membongkar paksa pintu depan dengan mesin bor. Begitu terbuka, korban ditemukan membujur kaku di atas kasur dengan kondisi wajah yang mulai membusuk.

Warga setempat, Ade, menyebut lingkungan sekitar sebelumnya tidak menaruh curiga lantaran menduga korban sedang bepergian ke luar kota.

“Warga awalnya tidak curiga karena mengira rumah kosong atau korban pergi ke Cimahi. Baru tahu ada kejadian ini setelah anaknya datang dari Jakarta dan mengecek bersama Pak RT,” ujar Ade.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana membenarkan latar belakang profesi korban serta indikasi tindak pidana dalam kasus kematian tersebut.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, penyidik menemukan sejumlah kejanggalan, salah satunya hilangnya beberapa barang berharga milik korban.

“Dari olah TKP awal, kami melihat ada kejanggalan-kejanggalan, termasuk beberapa barang yang hilang,” ujar Dudi, Kamis (1/10/2026).

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Sukabumi tengah memfokuskan penyelidikan terhadap sosok tertentu yang diduga memiliki hubungan dekat dengan korban.

“Saat ini ada pihak atau orang yang sedang dalam pendalaman khusus. Ada kemungkinan itu termasuk orang dekat. Kami sedang mengumpulkan bukti persesuaian antara dugaan sangkaan dengan orang yang dimaksud,” tegas Dudi.(*)

Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Penemuan Mayat Pemuda di Sungai Cipelang Sukabumi, Diduga Jatuh dari Jembatan Rel Kereta Api

2 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Petugas kepolisian mengevakuasi jasad pemuda yang tewas usai jatuh dari jembatan rel kereta api ke dasar Sungai Cipelang, Kota Sukabumi, Jumat (2/10/2026).

POHON TUMBANG TIMPA RUMAH WARGA DI CIDADAP SUKABUMI, KERUGIAN DITAKSIR MENCAPAI RP10 JUTA

2 Oktober 2026 - 20:29 WIB

RUMAH JURHROYAH RUSAK: Tampak struktur kerangka atap kayu dan spandek roboh dan bersandar di depan pintu rumah milik Juhroyah (64) di Kp. Cibanteng RT 005 RW 002 Desa Cidadap, usai tertimpa pohon akibat angin kencang pada Jumat (2/10/2026) dini hari.

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-24: Bupati Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi Raperda APBD 2027

2 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E. (kiri) berdiri bersama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP. (tengah) dan Wakil Ketua III DPRD Ramzi Akbar Yusuf, S.M. (kanan) dalam Rapat Paripurna ke-24 DPRD Kabupaten Sukabumi dengan agenda penyampaian Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD TA 2027, Jumat (2/10/2026).

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Gelar Musdesus Perubahan KPM BLT DD Ganti Penerima yang Meninggal Dunia

2 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pemerintah Desa Mekarjaya saat menggelar Musdesus perubahan data KPM BLT DD di Aula Desa Mekarjaya, Jumat (2/10/2026), guna menetapkan penerima pengganti bagi warga yang telah meninggal dunia.

Polres Sukabumi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Bawah Jembatan Tol Bocimi

2 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Petugas Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sukabumi melakukan pemeriksaan luar dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap penemuan jenazah tanpa identitas di area semak-semak bawah jembatan Tol Bocimi KM 69, Desa Ciambar, Sukabumi, Selasa (29/9). Jenazah ditemukan dalam kondisi pembusukan lanjut.

Warga Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia di Bekasi, Diduga Bunuh Diri

1 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Tangkapan layar foto lokasi penemuan jenazah korban dugaan gantung diri di Jatiasih, Bekasi, beserta identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Pajar Sidik, warga Desa Sukajadi, Kabupaten Sukabumi, yang sempat beredar di media sosial dan grup perpesanan.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca