Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Okt 2026 20:19 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-24: Bupati Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi Raperda APBD 2027


					Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E. (kiri) berdiri bersama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP. (tengah) dan Wakil Ketua III DPRD Ramzi Akbar Yusuf, S.M. (kanan) dalam Rapat Paripurna ke-24 DPRD Kabupaten Sukabumi dengan agenda penyampaian Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD TA 2027, Jumat (2/10/2026). Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E. (kiri) berdiri bersama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP. (tengah) dan Wakil Ketua III DPRD Ramzi Akbar Yusuf, S.M. (kanan) dalam Rapat Paripurna ke-24 DPRD Kabupaten Sukabumi dengan agenda penyampaian Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD TA 2027, Jumat (2/10/2026).

JENTERANEWS.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-24 pada Jumat (2/10/2026). Rapat tersebut agenda utamanya adalah penyampaian Jawaban Bupati Sukabumi atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2027.Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP., dengan didampingi Wakil Ketua III, Ramzi Akbar Yusuf, S.M. Turut hadir dalam forum paripurna tersebut Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., jajaran anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Sukabumi, serta jajaran tamu undangan.

Penyampaian Jawaban Bupati ini merupakan tindak lanjut resmi atas pandangan umum yang sebelumnya disampaikan oleh tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi pada hari sebelumnya. Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa seluruh masukan, saran, dan catatan dari setiap fraksi menjadi bahan evaluasi penting untuk penajaman alokasi anggaran dan program pembangunan daerah tahun 2027.

Poin-Poin Jawaban Bupati atas Tanggapan Tujuh Fraksi

Sesuai dengan aspirasi dan masukan yang disampaikan oleh masing-masing fraksi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memaparkan sejumlah kebijakan strategis dan program prioritas:

Fraksi Golkar dan Fraksi PAN

Pemerintah menjelaskan bahwa penyusunan Raperda APBD 2027 berpedoman penuh pada keselarasan antara RPJMD, RKPD, dan KUA-PPAS dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah. Guna memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), langkah konkret yang disiapkan meliputi digitalisasi pajak dan retribusi daerah, pemutakhiran data wajib pajak, optimalisasi penagihan piutang, penggalian potensi daerah, serta evaluasi komprehensif terhadap kinerja BUMD.

Fraksi Gerindra

Pemerintah menegaskan arah pembangunan tahun 2027 mengusung tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata.” Kebijakan difokuskan pada penguatan sektor pertanian, konektivitas antarwilayah, peningkatan ketahanan bencana, pengembangan pariwisata, perbaikan kualitas infrastruktur, serta penguatan rantai pasok produk lokal.

Fraksi PKB

Pemerintah berkomitmen melakukan optimalisasi PAD tanpa membebani masyarakat. Strategi lainnya mencakup penguatan fungsi BUMD, pemanfaatan bonus produksi panas bumi, hilirisasi produk pertanian, pengembangan pariwisata berbasis komunitas, serta pembedayaan ekonomi desa. Terkait efisiensi anggaran, pemerintah menekankan penerapannya berdasarkan prinsip value for money, bukan sekadar pemotongan belanja secara sepihak.

Fraksi PKS

Menanggapi aspek mitigasi, pemerintah memaparkan langkah kesiapsiagaan bencana melalui penyediaan sistem peringatan dini (early warning system), berupa lima sensor sesar yang ditempatkan di lima kecamatan dan lima sirene di dua kecamatan. Pada sektor pelayanan dasar, pemerintah memprioritaskan pemerataan layanan kesehatan, keberlanjutan jaminan kesehatan masyarakat, serta pemeliharaan dan pembangunan jalan yang disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Fraksi PDI Perjuangan

Pemerintah menyepakati APBD sebagai instrumen vital dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Alokasi anggaran difokuskan pada pemberdayaan UMKM, koperasi, BUMDes, pengendalian inflasi daerah, optimalisasi penggunaan produk dan tenaga kerja lokal, pengembangan agroindustri, pariwisata, hingga peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Fraksi Demokrat

Pemerintah menyampaikan bahwa prioritas pembangunan infrastruktur didasarkan pada skala kerusakan, tingkat urgensi, kemanfaatan publik, dan kemampuan fiskal daerah. Selain itu, perhatian khusus juga dialokasikan untuk perbaikan sarana prasarana sekolah, insentif/dukungan bagi guru agama dan PAUD, penataan RT/RW sesuai regulasi, serta jaminan keberlanjutan jaminan kesehatan.

Fraksi PPP

Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Sektor pertanian, UMKM, koperasi, pariwisata, pasar tradisional, infrastruktur dasar, dan ekonomi desa terus diperkuat. Khusus pengembangan agroindustri, strategi difokuskan pada aspek pengolahan, standardisasi, sertifikasi, serta perluasan akses pasar produk lokal.

Tata Kelola Keuangan dan Tahapan Pembahasan Selanjutnya
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan program secara berkala. Verifikasi dan pendampingan penyaluran bantuan keuangan desa juga diperketat untuk memastikan peruntukannya tepat sasaran, seperti untuk pembangunan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM dan BUMDes, pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta ketahanan pangan.

Secara keseluruhan, pembahasan Raperda APBD TA 2027 menempatkan penguatan PAD, efektivitas belanja, pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, pengembangan agroindustri dan pariwisata, pemberdayaan ekonomi desa dan UMKM, ketahanan pangan dan bencana, serta akuntabilitas tata kelola keuangan sebagai agenda prioritas utama.

Usai penyampaian Jawaban Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi menyerahkan proses pembahasan lebih rinci dan mendalam kepada DPRD melalui Rapat Kerja Komisi bersama perangkat daerah terkait. Tahapan ini diharapkan dapat mematangkan penajaman program, alokasi anggaran, dan kesesuaian kapasitas fiskal sebelum penetapan kesepakatan bersama Raperda APBD TA 2027.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca