Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Des 2025 07:53 WIB

Akses Kiaradua-Bagbagan Lumpuh Total: Jalan Ambles di Simpenan, Truk Terperosok di Tengah Retakan


					Aliran air deras membawa material lumpur dan bebatuan dari tebing yang longsor di sisi jalan. (Kanan) Satu unit truk boks berwarna kuning terperosok dan terjebak di tengah badan jalan yang mengalami retak parah dan ambles di ruas Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/12/2025). Pergerakan tanah masif ini menyebabkan akses lalu lintas putus total Perbesar

Aliran air deras membawa material lumpur dan bebatuan dari tebing yang longsor di sisi jalan. (Kanan) Satu unit truk boks berwarna kuning terperosok dan terjebak di tengah badan jalan yang mengalami retak parah dan ambles di ruas Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/12/2025). Pergerakan tanah masif ini menyebabkan akses lalu lintas putus total

JENTERANEWS.com – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi sejak Rabu (16/12/2025) memicu bencana pergerakan tanah serius. Akses vital penghubung Kiaradua menuju Bagbagan, Palabuhanratu, kini terputus total akibat tanah longsor dan jalan ambles di ruas Jalan Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, pada Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kondisi infrastruktur jalan provinsi tersebut mengalami kerusakan berat. Badan jalan terlihat terbelah dengan retakan memanjang yang cukup dalam, menandakan instabilitas tanah yang ekstrem. Di titik terparah, aspal jalan amblas sehingga menciptakan perbedaan level tanah yang signifikan.

Dampak visual dari kejadian ini terlihat jelas dengan adanya satu unit truk boks berwarna kuning yang terperosok. Truk tersebut tampak miring dan tersangkut di antara patahan aspal, melintang menutupi hampir seluruh badan jalan. Posisi truk yang terjebak ini praktis menutup akses bagi kendaraan lain dari kedua arah.

“Kondisi jalan sangat berbahaya. Retakan tanah terus bergerak karena struktur tanah yang labil diguyur hujan terus-menerus. Mobil tidak bisa lewat sama sekali,” ungkap salah satu saksi mata di lokasi.

Situasi di lapangan hingga Kamis siang masih terpantau rawan. Material longsoran berupa tanah merah dan bebatuan dari tebing di sisi jalan turut memperparah keadaan, membuat permukaan jalan menjadi sangat licin. Warga sekitar tampak berjaga dan membantu mengatur lalu lintas seadanya, mengarahkan pengendara yang terjebak untuk memutar balik demi keselamatan.

Pihak terkait menegaskan bahwa jalur Kiaradua – Bagbagan saat ini tertutup total bagi kendaraan roda empat. Kendaraan roda dua pun sangat tidak disarankan untuk melintas karena risiko longsor susulan yang masih tinggi seiring dengan cuaca yang belum membaik.

Guna mengantisipasi kemacetan dan risiko kecelakaan, pengguna jalan dari arah Surade, Jampang, maupun Jampangkulon yang hendak menuju Kota Sukabumi atau Palabuhanratu diimbau keras untuk tidak memaksakan diri melewati jalur Simpenan.

Sebagai solusi sementara, pengendara disarankan untuk menggunakan jalur alternatif via Lengkong. Jalur ini dinilai lebih aman untuk dilalui sementara waktu hingga proses evakuasi truk dan perbaikan darurat jalan dilakukan oleh dinas terkait.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan mengingat curah hujan di wilayah Sukabumi diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(*)


Laporan: Mardi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 98 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Melanda Sukabumi, Dapur Rumah Warga Gunungguruh Ambruk Termakan Usia

2 April 2026 - 18:15 WIB

Petugas gabungan dari Tagana, Babinsa, dan aparat desa meninjau puing-puing dapur rumah warga yang ambruk akibat cuaca buruk dan material lapuk di Kampung Ciburial, Desa Cikujang, Sukabumi, Kamis (2/4/2026).

Musdes PAW Desa Sumberjaya Sukses Digelar, Tripudi Indriyanto Menang Mutlak

2 April 2026 - 13:47 WIB

Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kepala Desa PAW Desa Sumberjaya di aula SDN Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi. Ratusan perwakilan warga mengikuti acara dengan tertib, seperti terlihat dalam foto.

Kawat Seling Putus, Jembatan Gantung Cibugel Sukabumi Ambruk Saat Warga Hendak Hadiri PAW Kades

2 April 2026 - 12:58 WIB

Kondisi Jembatan gantung Sungai Cibugel di Kampung Lingkungsari, Desa Sumberjaya, Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang ambruk dan miring kearah kanan setelah kawat seling penopang atas terputus pada Kamis pagi (2/4/2026). Lima unit sepeda motor dilaporkan terjebak di atas jembatan yang rusak tersebut.

Korsleting Listrik, Rumah Warga di Jampang Tengah Sukabumi Hangus Terbakar Tengah Malam

2 April 2026 - 07:54 WIB

Dokumentasi visual menunjukkan kobaran api yang menghanguskan atap kediaman Bapak Dedi di Kampung Bojong Lopang, Desa Jampang Tengah, Sukabumi, pada Rabu (1/4/2026) malam. Insiden yang bermula sekitar pukul 23:15 WIB ini diduga kuat akibat korsleting listrik.

Pemerintah Resmi Terapkan Transformasi Budaya Kerja: ASN WFH Tiap Jumat, Anggaran Triliunan Direalokasikan

1 April 2026 - 18:31 WIB

Pimpinan kementerian dan lembaga terkait mengenakan peci hitam duduk di meja konferensi di Jakarta saat mengumumkan secara resmi 'Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Energi'. Di latar depan, lensa kamera jurnalis bersiap mengabadikan momen pemberlakuan WFH nasional bagi ASN setiap Jumat. (JAKARTA, 1 April 2026).

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Penyesuaian Harga BBM di Awal April 2026

1 April 2026 - 17:52 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan penjelasan di hadapan awak media mengenai ketersediaan dan stabilitas harga BBM nasional, menepis isu kenaikan yang sempat meresahkan masyarakat.
Trending di Sukabumi