Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 2 Mar 2025 20:44 WIB

Aksi Perang Sarung Jelang Sahur Digagalkan, 10 Remaja Sukabumi Diamankan


					Sepuluh remaja diamankan Tim Macan Bintana Polres Sukabumi Kota karena diduga hendak melakukan aksi perang sarung di beberapa wilayah Kota Sukabumi, Minggu (2/2/2025) dini hari Perbesar

Sepuluh remaja diamankan Tim Macan Bintana Polres Sukabumi Kota karena diduga hendak melakukan aksi perang sarung di beberapa wilayah Kota Sukabumi, Minggu (2/2/2025) dini hari

JENTERANEWS.com – Tim Macan Bintana Polres Sukabumi Kota berhasil menggagalkan aksi perang sarung yang hendak dilakukan oleh sekelompok remaja di beberapa titik wilayah Kota Sukabumi. Sebanyak 10 remaja yang terlibat, yang sebagian besar masih di bawah umur, telah diamankan pada Minggu (2/2/2025) dini hari, tepatnya saat menjelang waktu sahur.

AKP Astuti Setyaningsih, Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan oleh tim gabungan Polres Sukabumi Kota, Kodim, dan Polsek Jajaran. “Kami berhasil mengamankan 10 remaja yang terindikasi akan melakukan perang sarung,” ungkap Astuti.

Penangkapan ini bermula dari informasi yang diterima tim patroli terkait adanya perkumpulan remaja di sekitar Jalan Limusnunggal, Cibeureum. Setelah dilakukan pengecekan, tiga remaja berhasil diamankan. Selanjutnya, saat patroli berlanjut ke Jalan Lingkar Selatan, petugas mengamankan lima remaja yang kedapatan membawa sarung dengan ujung yang telah diikat. Dua remaja lainnya diamankan di Jalan Pemuda setelah adanya laporan dari masyarakat yang diterima oleh Command Center Polres Sukabumi Kota.

“Dugaan perang sarung ini diperkuat dengan adanya percakapan di telepon genggam para remaja yang mengindikasikan adanya janji untuk melakukan aksi tersebut,” jelas Astuti.

Astuti menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan menoleransi segala bentuk gangguan kamtibmas. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi kejahatan jalanan atau gangguan kamtibmas lainnya. “Mari kita jadikan bulan Ramadhan ini sebagai bulan yang aman dan nyaman untuk beribadah,” tutupnya.

Para remaja yang diamankan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan diberikan pembinaan. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama di malam hari, guna mencegah terjadinya kejadian serupa.(*)

Laporan: Denny Nurman


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Merespons Kebutuhan Warga, BPBD Sukabumi Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Lebaksari

18 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Babinsa TNI-AD bersatu padu mengisi jeriken-jeriken air milik warga yang antre di Desa Lebaksari, Parakansalak, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 155 Kepala Keluarga yang terdampak kesulitan pasokan air.

Tragedi Usai Perayaan Kemerdekaan: Dua Pemuda Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK

18 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas LPG Subsidi, Negara Dirugikan Rp49,7 Miliar

18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. (tengah, memegang kertas) didampingi jajaran Satreskrim memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di Mapolres Sukabumi. Di depan meja terlihat barang bukti berupa ratusan tabung gas LPG ukuran 3 kg, 12 kg, dan 50 kg serta peralatan modifikasi yang digunakan tersangka untuk memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi. Praktik pengoplosan ini diperkirakan merugikan negara mencapai Rp49,7 miliar.

Kebakaran Hebat Melanda 30 Hektare Lahan Jati di Warungkiara Sukabumi, Proses Pemadaman Terkendala Medan

18 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Sejumlah petugas dari tim penanggulangan bencana gabungan memantau sisa-sisa kebakaran di area bukit perkebunan jati, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260818-WA0081.jpg, akses jalan tanah yang sempit serta medan perbukitan menjadi salah satu kendala utama bagi armada dan petugas dalam memadamkan api secara menyeluruh.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca