Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 7 Okt 2025 10:04 WIB

Akun Facebook Dewi Nurhayati Minta Maaf Usai Sebar Hoaks Siswi SD di Sukabumi Meninggal Akibat Program Makan Bergizi


					Tangkapan layar video saat Dewi Nurhayati menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai menyebarkan hoaks terkait meninggalnya siswi SD di Sukabumi Perbesar

Tangkapan layar video saat Dewi Nurhayati menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai menyebarkan hoaks terkait meninggalnya siswi SD di Sukabumi

JENTERANEWS.com – Seorang wanita bernama Dewi Nurhayati, pemilik akun Facebook Dewi Nurhayati, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah unggahannya yang mengaitkan kematian seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi dengan program makan bergizi gratis menjadi viral dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dalam sebuah video klarifikasi yang beredar luas, Dewi dengan wajah penuh penyesalan mengakui kesalahannya dan meluruskan informasi yang telah ia sebar.

“Sehubungan dengan komentar yang saya unggah di akun Facebook milik saya, dengan ini saya menyatakan permohonan maaf,” ujar Dewi mengawali pernyataannya.

Permohonan maaf tersebut secara khusus ia tujukan kepada Yayasan Gunung Gede Bersahaja yang menaungi SPPG Sirnasari Surade. Ia mengakui bahwa komentarnya telah menyebabkan kegaduhan dan citra negatif terhadap lembaga tersebut.

Dewi kemudian memberikan klarifikasi terkait penyebab meninggalnya siswi bernama Salsabila, murid dari SDN 4 Citanglar, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan bahwa narasi yang ia bangun sebelumnya adalah tidak benar.

“Bahwa terkait meninggalnya siswi yang bernama Salsabila, komentar yang saya buat tidaklah benar,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang ia sampaikan dalam klarifikasinya, Salsabila meninggal dunia murni karena kondisi medis yang dideritanya. “Melainkan, siswi tersebut meninggal dikarenakan sakit asma berat dengan hipoksia serebri dan syok,” jelas Dewi, meluruskan penyebab kematian sang siswi.

Dalam kesempatan yang sama, Dewi Nurhayati juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah yang sempat ia sudutkan dalam unggahan hoaksnya.

“Secara pribadi, saya mendukung program pemerintah terkait makan bergizi gratis yang sangat bermanfaat,” katanya.

Menutup pernyataannya, Dewi mengimbau kepada seluruh pengguna media sosial untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia mengaku sangat menyesal atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serupa di kemudian hari.

“Saya mengimbau kepada pengguna media sosial lainnya untuk lebih bijak menggunakan sosial media supaya tidak merugikan diri sendiri dan orang lain seperti yang saya lakukan. Sekali lagi, saya sangat menyesal,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi publik tentang pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikannya di media sosial, serta dampak serius dari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan dan merusak reputasi pihak lain.(*)


Kor : Ecclek

Editor: Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 174 kali

Baca Lainnya

Dimsum Ayam Jamur Diduga Pemicu Keracunan Massal 151 Warga SMKN 1 Gunungguruh

8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Koordinasi antara tim medis, unsur pemerintah kecamatan, dan pihak SMKN 1 Gunungguruh mengenai 151 orang yang diduga keracunan makan bergizi gratis, Rabu (7/10/2026). Satu orang guru sempat dirawat akibat insiden ini.

Petugas Evakuasi Buaya 3 Meter yang Terjerat Jaring Warga di Sungai Cibubuay Sukabumi

8 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi melakukan evakuasi terhadap seekor buaya yang terjerat jaring warga di Sungai Cibubuay, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam.

Niat Kabur Gagal Total, Pemuda 22 Tahun di Sukabumi Dikepung Warga usai Lecehkan Remaja Putri

7 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Wajah tegang korban begal payudara di Sukabumi, AP (18), sesaat setelah kejadian dan dievakuasi oleh rekan-rekannya dari kerumunan warga di Jalan Ahmad Yani, Senin (5/10/2026) malam.

Polisi Ringkus Oknum Guru Ngaji Pelaku Asusila Anak di Nyalindung Sukabumi

7 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Ribuan Buruh Gelar Sujud Syukur di Jakarta Pasca-Pengesahan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Potret seorang pria bernama AMRULL dalam kerumunan massa dengan latar belakang gedung-gedung bertingkat. Pria tersebut tampak mengenakan seragam biru berlambang Bendera Merah Putih di lengan kiri serta kacamata hitam dan peci.

PEMKAB SUKABUMI DUKUNG PENUH MUKERDA MUI: LANGKAH STRATEGIS RUMUSKAN PROGRAM KHIDMAT UMAT

6 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Wakil Bupati Sukabumi memberikan sambutan saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Sukabumi di Pondok Modern Assalam Putri, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan program-program keagamaan yang bermanfaat bagi umat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca