Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Jun 2025 08:51 WIB

Ancam Keselamatan, Pohon Mahoni Lapuk di Cicurug Ditebang Tim Gabungan


					Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, PLN, Tagana, dan aparat setempat bekerja sama saat proses penebangan pohon mahoni yang membahayakan di Cicurug, Sukabumi. Kolaborasi yang solid memastikan proses mitigasi berjalan lancar dan aman. Perbesar

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, PLN, Tagana, dan aparat setempat bekerja sama saat proses penebangan pohon mahoni yang membahayakan di Cicurug, Sukabumi. Kolaborasi yang solid memastikan proses mitigasi berjalan lancar dan aman.

JENTERANEWS.com – Sebuah pohon mahoni tua yang batangnya sudah lapuk dan berlubang di Jalan Raya Siliwangi, Cicurug, akhirnya ditebang oleh tim gabungan pada Minggu (15/6/2025). Tindakan cepat ini diambil sebagai langkah mitigasi bencana untuk mencegah pohon tumbang yang berpotensi membahayakan nyawa pengguna jalan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang kerap melanda.

Penebangan pohon yang berlokasi di Kampung Pamoyanan, Kelurahan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ini merupakan respons dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Barat setelah menerima laporan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengenai kondisi pohon yang kritis.

Pengawas Lapangan PPK 2.1, Warso, menyatakan bahwa setelah dilakukan pengecekan langsung, kondisi pohon tersebut dinilai sangat membahayakan.

“Batang bagian bawahnya sudah berlubang besar. Ini adalah ancaman nyata bagi siapa pun yang melintas,” ujar Warso di lokasi. “Kami tidak mau mengambil risiko. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama, apalagi saat musim hujan dan angin kencang seperti sekarang.”

Proses eksekusi tidak berjalan sendiri. Sebuah kolaborasi solid antar-instansi menjadi kunci kelancaran operasi ini. Tim gabungan terdiri dari BPBD Kabupaten Sukabumi, PLN untuk pengamanan jaringan listrik, aparat Kelurahan Cicurug, Tagana, Pusat Pengendalian dan Pengawasan Bencana (P2BK), hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang membantu mengatur lalu lintas.

Warso menjelaskan, penanganan pohon rawan tumbang ini berawal dari laporan berbeda di lokasi lain. Sebelumnya, tim menerima informasi mengenai pohon kering dan mati di sekitar Taman Angsa yang rantingnya pernah patah dan menimpa sebuah angkutan kota (angkot).

“Awalnya kami menindaklanjuti laporan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas tentang pohon mati yang rantingnya pernah menimpa angkot. Itu langsung kami eksekusi. Setelah selesai, kami justru mendapat laporan baru dari relawan Tagana tentang pohon mahoni berlubang ini,” paparnya.

Tanpa menunggu lama, tim langsung bergerak ke lokasi kedua di hari yang sama. Menurutnya, keputusan cepat harus diambil demi mencegah jatuhnya korban.

“Alhamdulillah, semua proses dari pagi hingga sore berjalan lancar tanpa kendala. Kami sangat berterima kasih atas sinergi dan bantuan cepat dari semua pihak yang terlibat,” tambah Warso.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan pohon-pohon berisiko di sepanjang jalan nasional, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Saat ini, fokus utama penanganan serupa sedang digencarkan di wilayah Cianjur.

“Namun, kami tetap siaga. Jika ada laporan lanjutan dari wilayah Sukabumi, akan segera kami tindak lanjuti secepatnya,” pungkasnya.(*)


Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 47 kali

Baca Lainnya

Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Asri Mulyawati Gelar Reses di Jampangtengah

6 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar, Asri Mulyawati, S.Pd. (tengah, berkerudung putih), saat memimpin jalannya dialog interaktif dalam kegiatan Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Aula Kecamatan Jampangtengah, Jumat (5/6/2026).

Serap Aspirasi Warga Ciemas, Anggota DPRD Sukabumi Andri Hidayana Gelar Reses dan Santuni Anak Yatim

6 Juni 2026 - 20:34 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PPP, Andri Hidayana (memegang mikrofon), saat memberikan sambutan di hadapan warga yang hadir dalam acara Reses Kedua Tahun Anggaran 2026 di kediamannya, Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia (jompo), di mana sejumlah anak-anak yatim yang hadir tampak memegang bingkisan santunan. (FOTO: Istimewa)

Antisipasi Teror Geng Motor, Polsek Citamiang Gelar Patroli Skala Besar di Jam Rawan

6 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kapolsek Citamiang Iptu Riki Saputra (berseragam di tengah) terlihat sedang berinteraksi dan berdialog langsung dengan warga di sebuah pos selama pelaksanaan patroli preventif dini hari untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan memberikan imbauan keamanan.

Hadapi Darurat Sampah, Pemkab Sukabumi Gaungkan “Keadilan Iklim” Lewat Aksi Masif

6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Potret petugas dan warga melakukan korve (kerja bakti) massal serentak untuk membersihkan median jalan dan mengumpulkan sampah ke dalam karung di area Cisaat, Sukabumi, pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (6/6/2026). Aksi nyata pembersihan di lapangan ini menjadi langkah taktis Pemkab Sukabumi untuk mengatasi darurat sampah dan memperluas ruang terbuka hijau, menindaklanjuti seruan Kepala DLH Nunung Nurhayati. (

Hari Lingkungan Hidup 2026: Disperkim Sukabumi Pacu Transformasi ‘Green Settlement’ Hadapi Krisis Iklim

6 Juni 2026 - 13:41 WIB

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, dalam poster peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Disperkim berkomitmen mendorong transformasi pembangunan perumahan berbasis keberlanjutan lingkungan (green settlement) guna menghadapi dampak nyata perubahan iklim di daerah.

Gelar Reses di Kebonpedes, Anggota DPRD Sukabumi Uden Abdunnafsir Tampung Keluhan Infrastruktur hingga Persoalan Hukum

6 Juni 2026 - 13:27 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Uden Abdunnafsir, saat menyampaikan pemaparan dalam Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Pondok Pesantren Nurul Inayah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi