Menu ✖

Mode Gelap

Bencana · 12 Nov 2024 19:08 WIB

Angin Kencang Landa Sukabumi, Pohon Tumbang dan Atap Terbang


					Angin Kencang Landa Sukabumi, Pohon Tumbang dan Atap Terbang Perbesar

JENTERANEWS.com – Hujan yang disertai angin kencang melanda Kota Sukabumi pada Selasa, 12 November 2024, sore hari. Akibat dari fenomena tersebut, terjadi kerusakan di beberapa lokasi di wilayah kota.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, terdapat delapan lokasi yang terdampak akibat angin kencang tersebut. Dari delapan titik yang tercatat, lima di antaranya mengalami kejadian pohon tumbang, sementara tiga lokasi mengalami kerusakan atap rumah yang terbang terbawa angin.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat, menjelaskan bahwa fenomena angin yang cukup kuat ini telah menimbulkan kerusakan. Meskipun curah hujan tidak terlalu deras, angin yang kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang dan atap rumah warga terangkat.

“Hujan yang terjadi sebenarnya tidak deras, namun angin yang cukup kuat menyebabkan beberapa pohon tumbang dan beberapa atap rumah warga terbang,” ungkap Novian.

Lebih lanjut, beberapa lokasi di mana pohon tumbang terjadi sempat menutup sebagian akses jalan. Di wilayah Kelurahan Babakan, sebuah pohon tumbang bahkan menimpa atap rumah.

“Satu pohon menimpa rumah, tetapi tidak secara langsung, hanya rangkanya saja yang tersangkut di kabel listrik, sehingga masih aman bagi penghuni rumah,” jelasnya.

Saat ini, proses evakuasi pohon tumbang masih berlangsung. Pihak BPBD telah menerjunkan 15 personel ke beberapa lokasi kejadian bencana.

Sebagai langkah pencegahan, Novian Rahmat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meminta aparat kelurahan untuk terus mensosialisasikan pentingnya perawatan pohon-pohon besar di sekitar pemukiman.

“Kami meminta masyarakat untuk memelihara pohon besar yang ada di sekitar rumah mereka. Cuaca ekstrem seperti ini dapat berbahaya jika pohon-pohon dibiarkan tanpa perawatan yang memadai,” imbaunya.

Novian juga mengajak instansi terkait, seperti bidang pertamanan di Dinas PUPR, untuk memantau pohon-pohon di jalur hijau agar lebih terawasi.

“Dikarenakan kondisi saat ini yang melibatkan hujan disertai angin, kami khawatir dengan populasi manusia yang padat di wilayah kota dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cikidang Sukabumi, Tiga Kepala Keluarga Terancam

22 Mei 2026 - 09:19 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Kampung Cikamuning, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) pagi.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Bencana

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca