Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Jan 2026 10:44 WIB

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Karet 20 Meter, Dua Rumah di Sagaranten Sukabumi Rusak Tertimpa


					Kondisi kerusakan parah pada bagian atap salah satu rumah warga di Kampung Cibungur, RT 14 RW 05, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, usai tertimpa pohon karet yang tumbang, Sabtu (24/1/2026). Perbesar

Kondisi kerusakan parah pada bagian atap salah satu rumah warga di Kampung Cibungur, RT 14 RW 05, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, usai tertimpa pohon karet yang tumbang, Sabtu (24/1/2026).

JENTERANEWS.com – Hembusan angin kencang yang melanda kawasan Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu pagi (24/01/2026), memicu insiden pohon tumbang yang mengakibatkan kerusakan pada pemukiman warga.

Peristiwa tersebut terjadi tepat pukul 09.00 WIB di Kampung Cibungur, RT 014/RW 005, Desa Sagaranten. Sebuah pohon karet berukuran besar dengan tinggi mencapai 20 meter dan diameter 30 sentimeter roboh dan menimpa dua unit rumah permanen milik warga setempat.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Deniar Rumpaka, mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, insiden ini dipicu oleh faktor cuaca ekstrem berupa angin kencang yang mengguncang wilayah tersebut sejak pagi hari.

Kepanikan sempat melanda penghuni rumah saat insiden terjadi. Ridwan (31), salah satu pemilik rumah yang terdampak, mengaku nyaris menjadi korban. Saat kejadian, Ridwan sedang tertidur lelap di kamar belakang. Ia tiba-tiba terbangun akibat suara dentuman keras tepat di atas kepalanya.

“Saya sedang tidur di kamar belakang, tiba-tiba terbangun karena ada suara benturan sangat keras. Saat saya lari keluar untuk memastikan, ternyata pohon karet sudah menimpa sisi atap dan dinding kamar tempat saya tidur tadi,” ungkap Ridwan.

Sementara itu, Siti Marpu’ah (40), pemilik rumah lainnya, sedang berada di ruang depan ketika ia mendengar suara gemuruh dari arah dapur. Saat diperiksa, atap dapurnya telah ringsek tertimpa batang pohon.

Berdasarkan data P2BK Sagaranten, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Seluruh penghuni rumah, termasuk keluarga Ridwan (4 jiwa) dan keluarga Siti Marpu’ah (2 jiwa), berhasil menyelamatkan diri.

Namun, kerugian materil tidak dapat dihindarkan. Kerusakan terkonsentrasi pada atap kamar belakang rumah Ridwan dan atap dapur milik Siti Marpu’ah. Total taksiran kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah).

Pasca kejadian, P2BK Sagaranten segera berkoordinasi dengan Forkopimcam dan perangkat desa setempat. Proses evakuasi pohon berlangsung dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Sagaranten, Tagana, Tantrib Kecamatan, Koramil 2211, Polsek Sagaranten, Pemerintah Desa, serta warga sekitar.

“Kami melakukan evakuasi bersama menggunakan alat mesin potong (chainsaw/sinso) untuk membersihkan batang pohon yang menimpa rumah warga. Saat ini kondisi cuaca sudah cerah dan penanganan darurat telah dilakukan,” jelas Deniar dalam laporannya.

Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif. Kebutuhan mendesak saat ini di lokasi adalah ketersediaan mesin potong tambahan untuk mempercepat pembersihan sisa material.(*)

Laporan: Aris Jampang



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.

Tanpa Basa-Basi! Polsek Purabaya Gerebek Posramil, Danposramil Peltu Kosasih Dibuat Tak Berkutik

9 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca