Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Mei 2025 14:51 WIB

Bangunan Tua Tak Kuat Menahan Hujan Deras, Dua Kelas MTs Al-Idris Sukabumi Ambruk


					Polisi membantu membersihkan material bangunan yang roboh di MTs Al-Idris, memastikan area tersebut aman setelah kejadian Jumat malam. Perbesar

Polisi membantu membersihkan material bangunan yang roboh di MTs Al-Idris, memastikan area tersebut aman setelah kejadian Jumat malam.

JENTERANEWS.com – Hujan deras tak hanya membawa berkah, namun juga musibah. Dua ruang kelas di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Idris, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ambruk setelah diguyur hujan deras pada Jumat malam (23/5/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Insiden ini sontak mengganggu proses belajar mengajar bagi puluhan siswa di sekolah tersebut.

Kepala MTs Al-Idris, Nanang Karim Kasim, menjelaskan bahwa ambruknya bangunan tersebut memang sudah diprediksi mengingat kondisi bangunan yang sudah tua. “Kejadian itu ketika hujan sangat deras dan memang kondisi bangunannya sudah sangat lama,” terang Nanang pada Sabtu (24/5/2025). Intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu utama, menyebabkan struktur bangunan tidak mampu lagi menahan beban.

Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi 85 siswa MTs Al-Idris terpaksa dipindahkan. “Iya pembelajaran anak-anak dialihkan ke aula dan majelis taklim,” jelas Nanang. Lokasi ini berada di lingkungan sekolah sehingga diharapkan tidak terlalu mengganggu aktivitas akademik siswa.

Menyikapi dampak hujan deras yang melanda Sukabumi dalam dua hari terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi masih terus melakukan asesmen. Peninjauan menyeluruh diperlukan untuk mengidentifikasi kerusakan lain yang mungkin terjadi dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya peremajaan fasilitas pendidikan, terutama di daerah yang rawan bencana. Semoga proses perbaikan dapat segera dilakukan agar siswa MTs Al-Idris dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman.(*)

[Laporan: Herman | Editor: Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 113 kali

Baca Lainnya

Tebaran Ancaman Celurit di Aspal Nagrak: Tiga Pelajar Tak Berdosa Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor

12 Juni 2026 - 18:12 WIB

Saksi Bisu Malam Berdarah: Sejumlah warga berkumpul dengan raut tegang di sekitar lokasi kejadian di Kampung Pamuruyan RT 04/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, tak lama setelah aksi penyerangan brutal geng motor bersenjata tajam yang melukai tiga orang pelajar, Kamis (11/6/2026) malam.

DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan dan Sektor Perhubungan Daerah

12 Juni 2026 - 18:02 WIB

Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar menunjukkan berkas naskah persetujuan bersama dua Raperda strategis dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (8/6/2026). Melalui ketukan palu dewan, regulasi mengenai tata kelola tanah telantar dan penyelenggaraan perhubungan ini resmi disepakati untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Bentrok Berdarah Pelajar di Sukabumi, Tiga Remaja Terluka Usai Saling Serang Menggunakan Senjata Tajam

12 Juni 2026 - 12:02 WIB

LAPORAN KHUSUS: Merobek Tirai Skandal Dapur Perintis MBG, Kala Janji Manis Berujung Utang Ratusan Miliar

12 Juni 2026 - 11:29 WIB

Ahmad Yazdi, kuasa hukum H Munjayin pengusaha Sukabumi (tengah) dan Jabar Wukuf kuasa hukum lainnya dalam konferensi pers pada Sabtu (7/6/2026) l

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedagang Ikan Keliling Diringkus Polres Sukabumi

12 Juni 2026 - 11:14 WIB

Ilustrasi

Pemkab Sukabumi Gelar Evaluasi JKN, Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Terjamin

12 Juni 2026 - 11:03 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memimpin rapat evaluasi keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama jajaran dinas terkait di Sukabumi, Kamis (11/6/2023).
Trending di Sukabumi