Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Okt 2025 16:09 WIB

Banjir Landa Tiga Desa di Kecamatan Purabaya, 437 Rumah Terdampak dan Ratusan Hektar Sawah Rusak


					Petugas meninjau lokasi longsor di Kampung Cinangka, Desa Citamiang. Selain banjir, satu rumah warga dilaporkan terdampak longsoran dan satu rumah lainnya dalam kondisi terancam. Perbesar

Petugas meninjau lokasi longsor di Kampung Cinangka, Desa Citamiang. Selain banjir, satu rumah warga dilaporkan terdampak longsoran dan satu rumah lainnya dalam kondisi terancam.

JENTERANEWS.com – Bencana banjir yang melanda Kecamatan Purabaya pada Selasa (21/10/2025) menyisakan dampak signifikan bagi ratusan warga. Berdasarkan hasil asesmen cepat Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Kecamatan Purabaya per pukul 10.15 WIB, sedikitnya 437 rumah di tiga desa teridentifikasi terdampak bencana.

Total 444 Kepala Keluarga (KK) dengan 1.203 jiwa kini menghadapi situasi sulit pasca-bencana. Selain merendam permukiman, bencana ini juga dilaporkan merusak lahan pertanian dan memicu longsor di satu titik.

Rincian dari laporan tim URC yang dirilis P2BK Purabaya menunjukkan Desa Purabaya menjadi wilayah dengan dampak terparah. Di desa ini, banjir melanda tiga kampung, dengan rincian:

  • Kp. Lembur Tengah (RT 01-04, RW 01): 341 rumah terdampak, dihuni oleh 345 KK (912 jiwa).
  • Kp. Pasir Batok: 27 rumah terdampak, dihuni oleh 29 KK (81 jiwa).
  • Kp. Pasir Kuda: 2 rumah terdampak, dihuni oleh 2 KK (8 jiwa).

Dampak banjir juga meluas ke Desa Neglasari yang mencakup empat kampung. Di desa ini, total 66 rumah terendam yang berdampak pada 66 KK (197 jiwa). Sebarannya meliputi Kp. Cigorowong (2 rumah), Kp. Rawa Tapi (10 rumah), Kp. Cipicung (26 rumah), dan Kp. Miramontana (28 rumah).

Selain banjir, bencana longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Citamiang. “Di Kampung Cinangka (RT 11/02), satu rumah terdampak longsoran yang dihuni 3 jiwa, dan satu rumah lainnya kini dalam kondisi terancam yang dihuni 2 jiwa,” tulis laporan tersebut.

Bencana ini tidak hanya merusak permukiman, tetapi juga menghantam sektor pertanian warga. Tim URC mencatat total 3 hektar lahan produktif mengalami kerusakan. Kerusakan ini terdiri dari 2 hektar sawah dan kebun di Kampung Cingenge, Desa Purabaya, serta 1 hektar sawah di Kampung Cipicung.

Menindaklanjuti situasi ini, P2BK Purabaya telah mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan oleh para korban.

“Kebutuhan yang sangat mendesak saat ini adalah sandang pangan, pakaian layak pakai, tempat tidur atau alas tidur, dan sembako,” demikian rilis resmi P2BK Purabaya.

Hingga berita ini diturunkan, tim di lapangan masih melakukan pendataan dan kajian lebih lanjut untuk menghitung total kerugian material akibat bencana. P2BK Purabaya menyatakan bahwa data ini merupakan hasil sementara yang akan terus diperbarui secara berkala seiring perkembangan informasi dari lapangan.(*)

[Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca