Menu

Mode Gelap

Bencana · 15 Mar 2025 18:19 WIB

Bencana Lengkong: Sekda Sukabumi Pastikan Kebutuhan Dasar Warga Terpenuhi, Relokasi Jadi Opsi Utama


					Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, meninjau langsung lokasi bencana di Kecamatan Lengkong, Sabtu (15/3/2025), untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, meninjau langsung lokasi bencana di Kecamatan Lengkong, Sabtu (15/3/2025), untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

JENTERANEWS.com – Guncangan alam di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, memicu respons cepat dari Pemerintah Daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, terjun langsung ke lokasi bencana pada Sabtu (15/3/2025) untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan merumuskan langkah penanganan yang tepat.

“Kondisi masyarakat terdampak menjadi fokus utama kami. Dari laporan yang diterima, 223 jiwa dari 61 kepala keluarga mengalami dampak langsung dari bencana ini,” ungkap Sekda saat meninjau lokasi.

Pemerintah daerah tidak tinggal diam. Kebutuhan pokok seperti makanan, terutama untuk sahur dan berbuka puasa, dipastikan tersedia. Namun, kondisi rumah warga yang rusak parah menjadi perhatian serius.

“Beberapa rumah sudah tidak layak huni. Kami akan segera melaporkan hal ini kepada pimpinan untuk mencari solusi terbaik. Relokasi menjadi opsi yang tidak bisa dihindari,” jelas Sekda.

Koordinasi dengan Forkopimcam dan pemerintah desa terus dilakukan untuk memantau kesehatan warga dan ketersediaan bahan pangan. “Kesehatan dan kecukupan gizi warga adalah prioritas utama kami,” tegas Sekda.

Di tengah peninjauan, Sekda menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka di tengah kesulitan.

Bencana ini membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan bantuan dan solusi terbaik bagi warganya.

Warga yang ditemui di lokasi bencana menyampaikan apresiasi atas respon cepat pemerintah daerah. Mereka berharap bantuan dan solusi yang diberikan dapat segera direalisasikan.

Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan penanganan bencana berjalan lancar dan efektif.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Merespons Kebutuhan Warga, BPBD Sukabumi Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Lebaksari

18 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Babinsa TNI-AD bersatu padu mengisi jeriken-jeriken air milik warga yang antre di Desa Lebaksari, Parakansalak, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 155 Kepala Keluarga yang terdampak kesulitan pasokan air.

Tragedi Usai Perayaan Kemerdekaan: Dua Pemuda Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK

18 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas LPG Subsidi, Negara Dirugikan Rp49,7 Miliar

18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. (tengah, memegang kertas) didampingi jajaran Satreskrim memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di Mapolres Sukabumi. Di depan meja terlihat barang bukti berupa ratusan tabung gas LPG ukuran 3 kg, 12 kg, dan 50 kg serta peralatan modifikasi yang digunakan tersangka untuk memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi. Praktik pengoplosan ini diperkirakan merugikan negara mencapai Rp49,7 miliar.

Kebakaran Hebat Melanda 30 Hektare Lahan Jati di Warungkiara Sukabumi, Proses Pemadaman Terkendala Medan

18 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Sejumlah petugas dari tim penanggulangan bencana gabungan memantau sisa-sisa kebakaran di area bukit perkebunan jati, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260818-WA0081.jpg, akses jalan tanah yang sempit serta medan perbukitan menjadi salah satu kendala utama bagi armada dan petugas dalam memadamkan api secara menyeluruh.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca