Menu ✖

Mode Gelap

News · 3 Okt 2026 11:34 WIB

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan


					Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Perbesar

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

JENTERANEWS.com – Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengaktifkan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia. Langkah strategis ini difokuskan untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kawasan dengan angka prevalensi stunting yang tinggi. Peresmian berskala nasional tersebut dipusatkan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (2/10/2026).

Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan bahwa peresmian ini tidak hanya menjadi bagian dari perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga menjadi penanda resmi dicabutnya kebijakan moratorium pembukaan dapur MBG yang sebelumnya sempat diberlakukan.

“Kalau kemarin katakanlah ada moratorium, maka dengan dibukanya (480 SPPG) ini, artinya moratorium tersebut sudah ditiadakan,” tegas Sudaryono dalam acara peresmian tersebut.

Dengan pencabutan moratorium ini, dapur-dapur yang telah memenuhi kelayakan dan standar operasional dapat kembali diaktifkan secara bertahap. Hingga saat ini, BGN mencatat sebanyak 27.022 dapur SPPG telah beroperasi dan mendistribusikan layanan pemenuhan gizi di berbagai wilayah Indonesia.

“Ini adalah awalan kita untuk membuka dan mengaktivasi dapur-dapur yang sudah siap,” tambahnya.

Respons Terhadap Aspirasi Masyarakat
Ekspansi layanan MBG ini diakui Sudaryono sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap tingginya aspirasi dan kebutuhan masyarakat. BGN secara intensif menampung usulan dari berbagai pihak, mulai dari mitra kerja, pengelola SPPG, kader di lapangan, hingga instansi sekolah yang meminta agar program intervensi gizi tersebut dihadirkan di daerah mereka.

“Kami telah menerima banyak aduan, masukan, email, hingga surat dari berbagai pihak, termasuk masukan dari sekolah-sekolah,” ujar Sudaryono.

Pengembangan program akan terus dilanjutkan secara terukur dengan menjadikan basis data terpadu sebagai acuan pemetaan kebutuhan. BGN berencana melanjutkan aktivasi SPPG ke sejumlah wilayah lain, termasuk kawasan di Kalimantan, Bali, dan Sumatera, yang dinilai memiliki urgensi tinggi terhadap intervensi pemenuhan gizi.

Fokus pada Wilayah 3T dan Stunting Tinggi
Dalam implementasinya, penempatan ratusan SPPG baru ini benar-benar diarahkan pada daerah yang paling membutuhkan sentuhan program gizi pemerintah.

Adapun 480 SPPG yang baru diaktifkan tersebut tersebar secara proporsional di 16 provinsi, yang meliputi: Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Melalui ekspansi berkelanjutan ini, BGN berharap Program MBG dapat memastikan pemerataan layanan pemenuhan gizi, mempercepat penurunan angka stunting nasional, dan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok wilayah 3T.(*)

Sumber: @dk
Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca