Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 29 Agu 2026 21:13 WIB

BKPSDM Sukabumi Tegaskan Guru Terlibat Kasus Asusila Berpotensi Dikenakan Sanksi PHK


					BKPSDM Sukabumi Tegaskan Guru Terlibat Kasus Asusila Berpotensi Dikenakan Sanksi PHK Perbesar

JENTERANEWS.com – Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi tengah memproses pemeriksaan disiplin terhadap seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) berinisial D di Kecamatan Kalibunder. Oknum guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut terancam sanksi pemutusan hubungan kerja atas dugaan keterlibatan dalam kasus video asusila.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan pelanggaran etik yang melibatkan tenaga pendidik tersebut. Saat ini, proses pemeriksaan disiplin sedang berjalan secara berjenjang.

“Kami sudah mendapatkan informasi. Terkait hal tersebut, sedang dilaksanakan proses pemeriksaan disiplin secara berjenjang dimulai dari atasan langsungnya, yaitu kepala sekolah,” ujar Herdiawan, Jumat (28/8/2026).

Herdiawan menjelaskan, seluruh prosedur pengusutan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan baku yang berlaku bagi aparatur sipil negara. Pihak Disdik akan menunggu hasil pemeriksaan dari tingkat sekolah sebelum menentukan langkah penanganan lanjutan.

Langkah senada disampaikan oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah. Ia menyebut kasus tersebut sudah masuk ke dalam ranah pemeriksaan disiplin kepegawaian. Hasil pemeriksaan awal oleh atasan langsung di unit kerja akan menjadi dasar penentuan sikap, termasuk kemungkinan pembentukan tim pemeriksa khusus apabila ditemukan indikasi pelanggaran disiplin tingkat berat.

BKPSDM menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentoleransi pelanggaran etik yang mencoreng institusi pendidikan. Apabila terbukti melanggar kode etik dan ketentuan disiplin ASN, oknum guru D berpotensi dijatuhi sanksi berat hingga Pemutusan Hubungan Perjanjian Kerja (PHK).

Kasus ini mencuat ke publik setelah seorang pria berinisial LR melaporkan dugaan tindak pidana perzinaan yang melibatkan istrinya, S, dengan oknum guru D ke Polres Sukabumi pada akhir Juli 2026. Dalam pelaporannya, LR menyerahkan rekaman video yang memperlihatkan kebersamaan istrinya dengan terduga sebagai barang bukti kepada penyidik kepolisian.(*)

Laporan: Ijus


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca