Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Des 2025 20:42 WIB

Camat Sagaranten Bergerak Cepat, Cek Langsung SPPG Pasca Beredarnya Video Keluhan Warga


					Unsur Forkompimcam Sagaranten, termasuk Camat dan Babinkamtibmas, berdiskusi dengan pihak SPPG saat memonitoring langsung fasilitas tersebut menyusul beredarnya video keluhan warga. Perbesar

Unsur Forkompimcam Sagaranten, termasuk Camat dan Babinkamtibmas, berdiskusi dengan pihak SPPG saat memonitoring langsung fasilitas tersebut menyusul beredarnya video keluhan warga.

JENTERANEWS.com – Menyikapi dengan sigap beredarnya video yang memuat keluhan masyarakat, Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja, turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Gas (SPPG) di wilayahnya. Monitoring mendadak ini dilakukan bersama seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) pada Senin (1/12/2025).

Aksi cepat tanggap ini merupakan respons langsung dari Pemerintah Kecamatan Sagaranten terhadap informasi yang beredar di media sosial, di mana masyarakat menyampaikan keluhannya terkait operasional salah satu SPPG.

Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja (depan), bersama unsur Forkompimcam memeriksa langsung kondisi lingkungan dan saluran pembuangan di area SPPG yang menjadi sorotan warga, Senin (1/12/2025).

Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja (depan), bersama unsur Forkompimcam memeriksa langsung kondisi lingkungan dan saluran pembuangan di area SPPG yang menjadi sorotan warga, Senin (1/12/2025).

Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja, menjelaskan bahwa inisiatif pengecekan langsung ini muncul setelah dirinya menerima laporan terkait keluhan warga sekitar SPPG tersebut.

“Saya bersama unsur Forkompimcam Sagaranten dan Tim Kesehatan UPTD Puskesmas Sagaranten cek secara langsung ke lokasi SPPG di Sagaranten yang sempat beredar,” ujar R. Ade Akhsan Bratadiredja, membenarkan kegiatan monitoring tersebut.

Tim terpadu yang terdiri dari Forkompimcam dan Tim Kesehatan Lingkungan (Kesling) dari UPTD Puskesmas Sagaranten melakukan peninjauan menyeluruh terhadap operasional dan dampak lingkungan dari SPPG.

Dari hasil monitoring, Camat Sagaranten menyampaikan sejumlah pesan dan instruksi tegas kepada pihak manajemen SPPG. Beliau menekankan pentingnya responsif terhadap masukan dari masyarakat.

“Pihak SPPG agar menyerap serta cepat tanggap merespon apabila ada masukan ataupun saran dari masyarakat sekitar,” tegasnya. Selain itu, Camat juga memerintahkan agar setiap aspek yang membutuhkan perbaikan segera ditindaklanjuti.

Di kesempatan yang sama, Tim Kesling UPTD Puskesmas Sagaranten memberikan rekomendasi teknis yang harus segera dilaksanakan. Fokus utama dari rekomendasi ini adalah peningkatan perhatian terhadap lingkungan sekitar serta perbaikan sistem pembuangan limbah.

“Kami menyarankan beberapa hal yang harus dilakukan lebih baik lagi, salah satunya memperhatikan lingkungan sekitar dan memperbaiki saluran pembuangan,” tambah Camat, menekankan aspek kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Menyambut kedatangan Camat dan Forkompimcam, Asisten Lapangan SPPG, Heri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta langkah monitoring yang telah dilakukan.

“Dirinya akan memperhatikan serta mematuhi saran dan masukan, baik dari Tim Kesling UPTD Puskesmas Sagaranten maupun Forkompimcam,” janji Heri, menunjukkan komitmen pihak SPPG untuk segera melakukan perbaikan sesuai dengan arahan yang diberikan.

Langkah kolaboratif antara Pemerintah Kecamatan, Puskesmas, dan pihak SPPG ini diharapkan dapat segera mengatasi keluhan masyarakat, memastikan operasional SPPG berjalan sesuai aturan, dan menjaga kesehatan serta kenyamanan lingkungan sekitar.(*)


Laporan: Aris Jampang 

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 96 kali

Baca Lainnya

Dimsum Ayam Jamur Diduga Pemicu Keracunan Massal 151 Warga SMKN 1 Gunungguruh

8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Koordinasi antara tim medis, unsur pemerintah kecamatan, dan pihak SMKN 1 Gunungguruh mengenai 151 orang yang diduga keracunan makan bergizi gratis, Rabu (7/10/2026). Satu orang guru sempat dirawat akibat insiden ini.

Petugas Evakuasi Buaya 3 Meter yang Terjerat Jaring Warga di Sungai Cibubuay Sukabumi

8 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi melakukan evakuasi terhadap seekor buaya yang terjerat jaring warga di Sungai Cibubuay, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam.

Niat Kabur Gagal Total, Pemuda 22 Tahun di Sukabumi Dikepung Warga usai Lecehkan Remaja Putri

7 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Wajah tegang korban begal payudara di Sukabumi, AP (18), sesaat setelah kejadian dan dievakuasi oleh rekan-rekannya dari kerumunan warga di Jalan Ahmad Yani, Senin (5/10/2026) malam.

Polisi Ringkus Oknum Guru Ngaji Pelaku Asusila Anak di Nyalindung Sukabumi

7 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Ribuan Buruh Gelar Sujud Syukur di Jakarta Pasca-Pengesahan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Potret seorang pria bernama AMRULL dalam kerumunan massa dengan latar belakang gedung-gedung bertingkat. Pria tersebut tampak mengenakan seragam biru berlambang Bendera Merah Putih di lengan kiri serta kacamata hitam dan peci.

PEMKAB SUKABUMI DUKUNG PENUH MUKERDA MUI: LANGKAH STRATEGIS RUMUSKAN PROGRAM KHIDMAT UMAT

6 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Wakil Bupati Sukabumi memberikan sambutan saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Sukabumi di Pondok Modern Assalam Putri, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan program-program keagamaan yang bermanfaat bagi umat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca