Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Jul 2026 20:51 WIB

Dihantam Gelombang Tinggi di Pantai Pangrerekan Sukabumi, Perahu Nelayan Terbalik: Satu Orang Meninggal Dunia


					Proses evakuasi korban oleh petugas gabungan TNI AL Pos Ujunggenteng dan warga dari perahu nelayan 'Alvian Putra 27' yang terbalik setelah dihantam ombak besar saat hendak bersandar di Pantai Pangrerekan, Desa Cicaladi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/7/2026). Perbesar

Proses evakuasi korban oleh petugas gabungan TNI AL Pos Ujunggenteng dan warga dari perahu nelayan 'Alvian Putra 27' yang terbalik setelah dihantam ombak besar saat hendak bersandar di Pantai Pangrerekan, Desa Cicaladi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/7/2026).

JENTERANEWS.com — Gelombang tinggi di kawasan perairan selatan Kabupaten Sukabumi kembali menelan korban jiwa. Sebuah perahu nelayan jenis gabus bernama Alvian Putra 27 terbalik akibat dihantam ombak besar saat hendak bersandar di Pantai Pangrerekan, Desa Cicaladi, Kecamatan Surade, Selasa (28/7/2026) sekira pukul 09.30 WIB.

Insiden tragis tersebut mengakibatkan seorang nelayan bernama Heri Riandi (28) meninggal dunia. Sementara itu, tiga rekannya, yakni Emid (38), Sahrudin (31), dan Ahmad (40), berhasil selamat dari musibah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perahu yang diawaki oleh empat orang tersebut mulanya tengah berlayar kembali menuju daratan usai menangkap ikan di laut lepas. Namun, nahas, ketika perahu mulai memasuki jalur pendaratan di Pantai Pangrerekan, gelombang tinggi datang secara mendadak dan menghantam badan kapal hingga terbalik.

Melihat kejadian tersebut, warga setempat bersama para nelayan lain yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan upaya penyelamatan. Seluruh korban berhasil dievakuasi dari dalam air. Korban Heri Riandi yang berada dalam kondisi kritis segera dilarikan ke RSUD Jampang menggunakan kendaraan milik warga. Akan tetapi, setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Personel TNI AL Pos Ujunggenteng, Serda Bambang Heryanto, mengonfirmasi bahwa pihak aparat langsung bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan musibah tersebut dari warga lokal.

“Kami bersama unsur Forkopimcam Surade dan instansi terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen, membantu evakuasi korban, serta memastikan penanganan berjalan dengan baik. Kami juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan mendampingi keluarga korban,” ujar Serda Bambang.

Lebih lanjut, Serda Bambang menjelaskan bahwa peningkatkan tinggi gelombang di pesisir selatan Sukabumi saat ini dipicu oleh dinamika cuaca pada masa peralihan musim. Kondisi ekstrem ini dinilai sangat berisiko bagi keselamatan pelayaran kecil.

“Saat ini tinggi gelombang di wilayah pantai selatan cukup berbahaya. Kami mengimbau seluruh nelayan agar selalu memperhatikan informasi cuaca dan tidak memaksakan melaut apabila kondisi laut tidak aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Pasca-kejadian, petugas gabungan langsung melakukan asesmen di lokasi musibah, mengumpulkan keterangan dari para saksi mata, serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Pihak berwenang juga memperketat sosialisasi dan edukasi keselamatan kepada komunitas nelayan pesisir guna mengantisipasi serta meminimalkan risiko kecelakaan laut di tengah kondisi cuaca yang serba tidak menentu.(*Dik*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Gelar Musdesus Perubahan KPM BLT DD Ganti Penerima yang Meninggal Dunia

2 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pemerintah Desa Mekarjaya saat menggelar Musdesus perubahan data KPM BLT DD di Aula Desa Mekarjaya, Jumat (2/10/2026), guna menetapkan penerima pengganti bagi warga yang telah meninggal dunia.

Polres Sukabumi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Bawah Jembatan Tol Bocimi

2 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Petugas Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sukabumi melakukan pemeriksaan luar dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap penemuan jenazah tanpa identitas di area semak-semak bawah jembatan Tol Bocimi KM 69, Desa Ciambar, Sukabumi, Selasa (29/9). Jenazah ditemukan dalam kondisi pembusukan lanjut.

Warga Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia di Bekasi, Diduga Bunuh Diri

1 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Tangkapan layar foto lokasi penemuan jenazah korban dugaan gantung diri di Jatiasih, Bekasi, beserta identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Pajar Sidik, warga Desa Sukajadi, Kabupaten Sukabumi, yang sempat beredar di media sosial dan grup perpesanan.

Pohon Tumbang Dipicu Cuaca Ekstrem Timpa Parkiran SMAN 1 Cicurug, Dua Mobil dan Belasan Motor Rusak

1 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Sejumlah unit sepeda motor dan sebuah mobil putih ringsek tertimpa akar serta dahan pohon tumbang di area SMAN 1 Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/9/2026). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Cuaca Buruk di Sukabumi, Puluhan Warga Terdampak Bencana

30 September 2026 - 21:41 WIB

Hujan Es dan Puting Beliung Terjang Cicurug Sukabumi, Fasilitas SMPN 2 Rusak Parah

30 September 2026 - 19:37 WIB

Kondisi halaman SMPN 2 Cicurug yang berantakan dengan puing-puing berserakan setelah diterjang hujan deras dan angin puting beliung pada Rabu (30/9/2026). Tampak ring basket di sebelah kiri dan tanah yang basah becek.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca