Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 14 Agu 2025 16:45 WIB

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Perubahan APBD 2025 untuk Percepat Pembangunan


					SIDANG PARIPURNA: Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi saat agenda persetujuan bersama terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Kamis (14/8/2025). Seluruh fraksi DPRD dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyetujui penyesuaian anggaran untuk merespons dinamika ekonomi dan pembangunan. Perbesar

SIDANG PARIPURNA: Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi saat agenda persetujuan bersama terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Kamis (14/8/2025). Seluruh fraksi DPRD dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyetujui penyesuaian anggaran untuk merespons dinamika ekonomi dan pembangunan.

JENTERANEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Kesepakatan ini dicapai dalam sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Persetujuan bersama ini menandai langkah strategis pemerintah daerah untuk menyesuaikan anggaran dengan dinamika ekonomi terkini serta memastikan target pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam pidatonya menjelaskan bahwa perubahan APBD ini merupakan respons terhadap berbagai faktor yang berkembang. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan capaian kinerja pelaksanaan APBD pada semester pertama 2025 serta perubahan asumsi kondisi makro ekonomi yang tidak lagi sama dengan proyeksi awal.

“Penyesuaian ini mencakup perubahan pada asumsi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah,” ujar Bupati Asep Japar. “Langkah ini krusial untuk menyelaraskan arah kebijakan kita dengan dinamika pembangunan di tingkat nasional maupun Provinsi Jawa Barat, sekaligus mengakselerasi program prioritas dan pemenuhan belanja wajib.”

Selama proses pembahasan, seluruh fraksi di DPRD memberikan berbagai catatan, pertanyaan, dan koreksi konstruktif. Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi legislatif tersebut. Menurutnya, masukan dari para wakil rakyat menjadi bahan evaluasi yang sangat penting untuk perbaikan tata kelola pemerintahan dan efektivitas pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“Setiap saran dan koreksi dari DPRD adalah wujud sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif. Ini menjadi bekal kami untuk bekerja lebih baik demi kemajuan daerah,” tambahnya.

Setelah mendapatkan persetujuan bersama, Raperda Perubahan APBD 2025 ini akan segera disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat. Tahap selanjutnya adalah proses evaluasi oleh pemerintah provinsi untuk mendapatkan persetujuan akhir sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2025. (*)

Reporter : Awang

Red : Mia


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca