Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 4 Okt 2026 07:38 WIB

Nekat Habisi Nyawa Sang Profesor demi Bayar Utang, Pelarian ART Sukabumi Berakhir di Makassar


					Pelaku pembunuhan dosen di Sukabumi berinisial PAL (jongkok) berhasil dibekuk Tim Resmob Polda Sulsel di Makassar usai kabur dan menguras uang korban ratusan juta rupiah. Perbesar

Pelaku pembunuhan dosen di Sukabumi berinisial PAL (jongkok) berhasil dibekuk Tim Resmob Polda Sulsel di Makassar usai kabur dan menguras uang korban ratusan juta rupiah.

JENTERANEWS.com — Pelarian asisten rumah tangga (ART) yang tega menghabisi nyawa majikannya demi menguras harta benda berakhir di ujung pulau. Tim URC Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) membekuk perempuan berinisial PAL (41), pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap seorang dosen bergelar profesor, Petrus Pallangan (74), di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di kawasan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel, pada Rabu (30/9/2026). Penangkapan ini berawal dari koordinasi intensif antara Polres Sukabumi dan Polda Sulsel usai jasad korban ditemukan membusuk di kamar rumahnya di Kampung Bakti, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Sukabumi, Jumat (25/9/2026) lalu.

Nyawa Majikan Dihabisi dengan Bantal

Kejamnya aksi pelaku terungkap dari hasil pemeriksaan awal aparat kepolisian. PAL, yang telah bekerja cukup lama mendampingi korban, tega membunuh majikannya sendiri secara sadis di dalam kamar tidur.

“Dari hasil interogasi awal kami terhadap terduga pelaku, terduga pelaku sudah mengakui bahwa melakukan tindak pidana tersebut dengan cara membekap korban menggunakan bantal hingga korban tidak sadarkan diri dan meninggal dunia,” ungkap Panit 2 Resmob Polda Sulsel Ipda Muhammad Abel PM, Jumat (2/10/2026).

Usai memastikan korban tak bernyawa, pelaku mengunci rumah dari dalam dan langsung kabur membawa barang berharga korban.

Kuras ATM Rp238 Juta untuk Bayar Utang

Tak hanya merenggut nyawa lansia tersebut, PAL menguras habis harta simpanan sang profesor. Pelaku membawa lari tiga kartu ATM serta sejumlah mata uang asing. Total kerugian materi akibat aksi perampokan ini ditaksir mencapai Rp238 juta.

“Adapun yang dicuri dari korban yaitu berupa tiga ATM dan uang dolar yang kurang lebih totalnya Rp238 juta,” jelas Abel.

Saat dicecar mengenai alasan di balik aksi nekatnya, pelaku mengaku sebagian uang hasil curian tersebut digunakan untuk melunasi utang pribadinya. Meski begitu, penyidik menegaskan akan terus mendalami motif utama di balik aksi keji ini.

“Untuk motif saat ini masih didalami oleh Polres Sukabumi. Untuk uang, dari pengakuan terduga pelaku ada beberapa yang digunakan untuk membayar utang,” tambah Abel.

Saat ini, PAL beserta sejumlah barang bukti telah diserahterimakan kepada penyidik Polres Sukabumi guna menjalani proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.(*)

Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 112 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca