Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Jun 2026 18:02 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan dan Sektor Perhubungan Daerah


					Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar menunjukkan berkas naskah persetujuan bersama dua Raperda strategis dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (8/6/2026). Melalui ketukan palu dewan, regulasi mengenai tata kelola tanah telantar dan penyelenggaraan perhubungan ini resmi disepakati untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah. Perbesar

Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar menunjukkan berkas naskah persetujuan bersama dua Raperda strategis dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (8/6/2026). Melalui ketukan palu dewan, regulasi mengenai tata kelola tanah telantar dan penyelenggaraan perhubungan ini resmi disepakati untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah.

JENTERANEWS.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan komitmen legislatifnya dalam mengawal pembangunan daerah dengan menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis. Kesepakatan krusial ini dicapai secara mufakat bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam Rapat Paripurna yang dilangsungkan di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2026).

Fokus utama fungsi legislasi DPRD pada sidang paripurna kali ini bermuara pada dua regulasi penting, yakni Raperda tentang Pendataan, Pelaporan, dan Pemanfaatan Kawasan dan Tanah Telantar, serta Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

Persetujuan bersama atas kedua raperda tersebut dinilai sebagai langkah monumental lembaga legislatif dalam menyusun fondasi hukum yang adaptif, guna mendukung pengelolaan sumber daya alam dan optimalisasi pelayanan publik di wilayah Sukabumi.

Proses panjang pembahasan regulasi yang dilakukan oleh panitia khusus dan anggota dewan membuahkan hasil yang diapresiasi langsung oleh pihak eksekutif. Hadir dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara khusus memberikan sorotan positif atas kinerja dan sinergi pimpinan beserta seluruh anggota DPRD.

Bupati menilai, kolaborasi harmonis dan konstruktif yang ditunjukkan oleh lembaga legislatif merupakan kunci utama lahirnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD yang telah bekerja sama secara konstruktif dalam pembahasan kedua raperda ini hingga dapat disetujui bersama,” ujar H. Asep Japar di hadapan forum anggota dewan.

Melalui persetujuan Raperda Kawasan dan Tanah Telantar, DPRD menaruh perhatian besar pada tata kelola aset lahan di Sukabumi. Regulasi ini didesain oleh legislatif dan eksekutif untuk menutup celah penelantaran tanah yang selama ini tidak memberikan nilai ekonomi. Dengan disahkannya aturan ini, DPRD memastikan adanya payung hukum yang kuat untuk mekanisme pendataan, pelaporan, dan pemanfaatan lahan secara efektif, yang sejalan dengan program reforma agraria.

Sementara itu, dalam Raperda Penyelenggaraan Perhubungan, DPRD Sukabumi menyoroti pentingnya infrastruktur konektivitas sebagai urat nadi perekonomian masyarakat. DPRD memandang bahwa sektor transportasi harus dikelola secara modern dan berkelanjutan.

Sektor perhubungan dinilai vital dalam menjamin kelancaran distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Ke depannya, produk hukum yang dihasilkan DPRD ini akan mewajibkan pemerintah daerah untuk mendorong integrasi layanan transportasi umum dan peningkatan pengawasan berbasis teknologi.

Rapat paripurna ini diakhiri dengan harapan besar agar kedua produk hukum tersebut dapat segera diundangkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) definitif. Instrumen hukum ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen administratif, melainkan langsung dapat dieksekusi demi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dengan ketukan palu persetujuan pada sidang paripurna ini, DPRD Kabupaten Sukabumi kembali menegaskan posisinya sebagai mitra kritis sekaligus kolaborator strategis bagi Pemerintah Daerah. Keputusan ini menjadi bukti nyata komitmen DPRD dalam menghadirkan regulasi yang responsif terhadap tantangan zaman, berlandaskan asas kepentingan publik, dan mendukung tercapainya visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah, maju, tertib, dan berkelanjutan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca