Menu

Mode Gelap

Bencana · 12 Mar 2025 14:33 WIB

Satlantas Polres Sukabumi Sigap Tangani 35 Titik Longsor di Jalan Nasional Bagbagan-Kiaradua


					Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, memimpin evakuasi di lokasi longsor Cimapag, jalan nasional Bagbagan-Kiaradua, Rabu (12/3/2025). Sebanyak 35 titik longsor terjadi akibat hujan deras, dan diperkirakan jalur baru bisa dilalui 5 hari kemudian. Perbesar

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, memimpin evakuasi di lokasi longsor Cimapag, jalan nasional Bagbagan-Kiaradua, Rabu (12/3/2025). Sebanyak 35 titik longsor terjadi akibat hujan deras, dan diperkirakan jalur baru bisa dilalui 5 hari kemudian.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Rabu, 12 Maret 2025, memicu bencana longsor dahsyat di sepanjang jalan nasional Bagbagan-Kiaradua. Puluhan titik longsor dilaporkan menutup akses jalan, menyebabkan lumpuhnya jalur transportasi utama. Dalam situasi genting ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi bergerak cepat untuk menangani dampak bencana.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, memimpin langsung operasi penanganan longsor di lapangan. “Kami mencatat ada sekitar 35 titik longsor yang tersebar di sepanjang jalan Bagbagan-Kiaradua, dengan kondisi terparah di daerah Cimapag,” ungkap Ipda Yanuar.

Sejak laporan pertama diterima, personel Satlantas Polres Sukabumi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas, evakuasi korban, dan pendataan kerusakan. Dengan kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat, mereka bekerja tanpa kenal lelah untuk membuka kembali akses jalan.

“Hingga pukul 11.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Satlantas Polres Sukabumi, BPBD, TNI, dan warga setempat, telah berhasil membuka 18 titik longsor. Namun, kami memperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar 5 hari lagi agar jalur ini dapat dilalui sepenuhnya,” jelas Ipda Yanuar.

Satlantas Polres Sukabumi juga berperan aktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi jalan dan jalur alternatif yang dapat digunakan. Mereka mengimbau kepada para pengguna jalan untuk berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif yang telah kami siapkan. Informasi terkini terkait kondisi jalan akan terus kami sampaikan melalui berbagai saluran komunikasi,” tambah Ipda Yanuar.

Selain itu, Satlantas Polres Sukabumi juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan bantuan logistik dan peralatan berat dapat segera tiba di lokasi longsor. Mereka juga melakukan patroli rutin di sekitar lokasi untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan memastikan keamanan warga.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam situasi darurat ini. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” tegas Ipda Yanuar.

Dengan kerja keras dan koordinasi yang baik, Satlantas Polres Sukabumi terus berupaya untuk memulihkan kondisi jalan dan membantu warga yang terdampak bencana longsor.

Laporan: Aris Jampang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Merespons Kebutuhan Warga, BPBD Sukabumi Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Lebaksari

18 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Babinsa TNI-AD bersatu padu mengisi jeriken-jeriken air milik warga yang antre di Desa Lebaksari, Parakansalak, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 155 Kepala Keluarga yang terdampak kesulitan pasokan air.

Tragedi Usai Perayaan Kemerdekaan: Dua Pemuda Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK

18 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas LPG Subsidi, Negara Dirugikan Rp49,7 Miliar

18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. (tengah, memegang kertas) didampingi jajaran Satreskrim memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di Mapolres Sukabumi. Di depan meja terlihat barang bukti berupa ratusan tabung gas LPG ukuran 3 kg, 12 kg, dan 50 kg serta peralatan modifikasi yang digunakan tersangka untuk memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi. Praktik pengoplosan ini diperkirakan merugikan negara mencapai Rp49,7 miliar.

Kebakaran Hebat Melanda 30 Hektare Lahan Jati di Warungkiara Sukabumi, Proses Pemadaman Terkendala Medan

18 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Sejumlah petugas dari tim penanggulangan bencana gabungan memantau sisa-sisa kebakaran di area bukit perkebunan jati, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260818-WA0081.jpg, akses jalan tanah yang sempit serta medan perbukitan menjadi salah satu kendala utama bagi armada dan petugas dalam memadamkan api secara menyeluruh.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca