Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Jan 2026 16:19 WIB

Gandeng Kemnaker, Wali Kota Ayep Zaki Optimalkan ‘Migrant Center’ demi Tekan Pengangguran


					Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, berdiskusi santai dengan jajaran Yayasan PASIM di sela-sela kunjungan kerja ke SMK PASIM Sukabumi Go Global, Sabtu (17/1/2026). Pertemuan ini membahas sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan dalam memperkuat program Migrant Center guna menekan angka pengangguran. Perbesar

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, berdiskusi santai dengan jajaran Yayasan PASIM di sela-sela kunjungan kerja ke SMK PASIM Sukabumi Go Global, Sabtu (17/1/2026). Pertemuan ini membahas sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan dalam memperkuat program Migrant Center guna menekan angka pengangguran.

JENTERANEWS.com – Langkah strategis dalam menekan angka pengangguran dan mencetak tenaga kerja berdaya saing global kembali diperkuat di Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mendampingi langsung kunjungan kerja Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, ke SMK PASIM Sukabumi Go Global, Sabtu (17/1/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting dengan tiga agenda utama: penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Nasional PASIM dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, peresmian PASIM Training Center, serta penguatan program Migrant Center.

Dalam sambutannya, Wali Kota H. Ayep Zaki menegaskan bahwa isu pengangguran masih menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan Pemerintah Kota Sukabumi. Ia menilai kehadiran institusi pendidikan yang proaktif seperti PASIM adalah aset berharga bagi daerah.

“Kami bersyukur PASIM hadir dan terus berkontribusi di Kota Sukabumi. Pemerintah Kota memberikan dukungan penuh terhadap program-program PASIM, termasuk pengembangan Migrant Center, sebagai upaya bersama mengurangi pengangguran,” ujar Ayep Zaki.

Ayep menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu membuka keran kesempatan kerja yang lebih luas bagi warga Sukabumi, tidak hanya di level lokal tetapi juga internasional.

Sementara itu, Wamenaker Afriansyah Noor memberikan arahan tegas terkait implementasi kerja sama. Ia mengingatkan bahwa MoU tidak boleh berhenti di atas kertas, melainkan harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang berkelanjutan.

Membawa pesan dari Presiden RI, Afriansyah menekankan pentingnya transformasi pendidikan vokasi yang berfokus pada penguatan Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM).

“Dunia pendidikan harus fokus pada STEM agar lulusan kita siap bersaing di sektor formal, mulai dari hospitality, manufaktur, hingga industri berteknologi tinggi,” tegas Afriansyah. Ia juga memuji kredibilitas dan kreativitas PASIM dalam mendukung agenda nasional ketenagakerjaan.

Pihak Yayasan PASIM memaparkan bahwa Migrant Center yang mereka kelola—bekerja sama dengan Kemnaker dan KP2MI—telah berhasil menembus pasar kerja internasional. Program penempatan tenaga kerja ini mencakup negara-negara maju seperti Jepang, Jerman, Turki, hingga kawasan Eropa dan Timur Tengah.

Fokus utama program ini adalah memberikan pelatihan kompetensi yang ketat serta memastikan perlindungan menyeluruh bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), sehingga mereka berangkat sebagai tenaga kerja terampil (skilled workers), bukan tenaga kerja kasar.

Agenda strategis ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan RI Cris Kuntandi, Direktur Bina Standarisasi Kompetensi dan Pelatihan Abdullah Qiqi Asmara, Pembina Yayasan PASIM Rinalwan Buchori, Ketua Yayasan PASIM Sukabumi Wati Purnaningrum, serta Rektor Universitas Nasional PASIM Prof. Armai Arief.

Sinergi segitiga emas antara Pemerintah Daerah, Kementerian Ketenagakerjaan, dan lembaga pendidikan ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi melalui penciptaan tenaga kerja yang kompeten dan mendunia.(*)


Laporan : Awang

Editor : Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca