JENTERANEWS.com – Warga Kampung Jaha, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat di dalam sumur tua pada Rabu (16/7/2025) pagi. Korban diketahui sebagai seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial T (66), warga desa tetangga yang dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak dini hari.
Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap oleh Arta Aziklap (16), seorang pelajar SMK. Sekitar pukul 09.30 WIB, Arta yang sedang berkumpul dengan teman-temannya di sebuah warung, beranjak menuju sumur tua yang berjarak hanya 10 meter untuk buang air kecil.
Saat itulah ia melihat pemandangan yang mengejutkan di dasar sumur.
“Saya kaget waktu lihat ke dalam sumur, ada sosok perempuan dalam posisi telentang,” ungkap Arta dengan nada masih terguncang di lokasi kejadian.
Seketika, Arta memanggil temannya, Rendi Prianto, dan warga sekitar untuk memastikan apa yang dilihatnya. Kabar penemuan mayat itu pun dengan cepat menyebar dan membuat warga setempat gempar. Laporan segera diteruskan ke Polsek Ciracap yang langsung bergerak ke lokasi.
Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam kemudian. Pada pukul 10.30 WIB, jenazah korban berhasil diangkat dari dalam sumur dengan kedalaman sekitar 7 meter. Proses pengangkatan jenazah menjadi perhatian warga dan dilakukan secara gotong royong oleh tim gabungan yang terdiri dari warga, keluarga korban, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat Desa Pangumbahan dan Desa Gunungbatu, serta unsur dari Puskesmas dan Kecamatan Ciracap.
Kapolsek Ciracap, Iptu Taufick Hadian, yang memimpin langsung penanganan di lokasi, menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tim medis Puskesmas Ciracap, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hanya terdapat lecet ringan di bagian kaki kiri, diduga akibat benturan saat korban terjatuh,” jelas Iptu Taufick.
Menurut keterangan pihak keluarga dan warga sekitar, korban T yang merupakan warga Kampung Kebonwaru, Desa Gunungbatu, memiliki riwayat penyakit. Pihak keluarga telah mencari keberadaan korban sejak menyadari T tidak berada di rumahnya pada pukul 03.00 WIB dini hari.
“Benar ada penemuan mayat. Langkah awal kami menerima laporan warga, kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas Ciracap dan pemerintah desa. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian untuk disemayamkan dan dimakamkan,” pungkas Kapolsek.
Dengan diserahkannya jenazah kepada pihak keluarga, kasus ini diduga kuat merupakan sebuah kecelakaan dan tidak ada unsur tindak pidana.(*)
Reporter: Rudi
Redaktur: Hamjah















