Menu ✖

Mode Gelap

Buzz · 23 Mar 2025 23:07 WIB

Geger, Pencurian Domba Modus Sembelih Resahkan Warga Sukabumi


					Ilustrasi: domba-domba yang menjadi korban pencurian dengan modus penyembelihan di kandang. Perbesar

Ilustrasi: domba-domba yang menjadi korban pencurian dengan modus penyembelihan di kandang.

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Cisaat, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan aksi pencurian domba yang dilakukan dengan modus tak lazim. Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam, 20 Maret 2025, sekitar pukul 23.30 WIB ini, meninggalkan trauma bagi pemilik dan keresahan di kalangan warga.

Kejadian bermula ketika pelaku menyatroni kandang domba milik Oden, seorang warga setempat. Dari tujuh ekor domba yang ada di dalam kandang, empat ekor berhasil dibawa kabur oleh pelaku. Namun, aksi mereka terhenti ketika pemilik kandang memergoki mereka, sehingga tiga ekor domba lainnya ditinggalkan di lokasi kejadian.

Yang lebih mengejutkan, tiga ekor domba yang ditinggalkan tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan luka gorok di leher akibat senjata tajam. Video yang merekam kondisi domba-domba tersebut pun dengan cepat menyebar di media sosial, menimbulkan kehebohan di kalangan warganet.

Bahri, seorang warga Desa Sirnasari, mengungkapkan bahwa kejadian ini merupakan yang pertama kalinya terjadi di desa mereka. “Kejadian ini sangat mengagetkan warga. Sebelumnya, belum pernah ada kasus pencurian domba dengan modus seperti ini,” ujarnya.

Domba yang menjadi sasaran pencurian adalah jenis domba Garut, yang memiliki harga pasaran sekitar Rp 2,5 hingga 3 juta per ekor. Menurut dugaan warga, pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan menggunakan mobil untuk mengangkut hasil curian.

Hingga saat ini, korban belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Sementara itu, Polsek setempat belum memberikan tanggapan terkait aksi pencurian domba tersebut.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga Desa Sirnasari dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian hewan ternak. Diharapkan, pihak kepolisian segera bertindak untuk mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku.(*)

Kontributor: Rudi


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 193 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Cuaca Buruk di Sukabumi, Puluhan Warga Terdampak Bencana

30 September 2026 - 21:41 WIB

Hujan Es dan Puting Beliung Terjang Cicurug Sukabumi, Fasilitas SMPN 2 Rusak Parah

30 September 2026 - 19:37 WIB

Kondisi halaman SMPN 2 Cicurug yang berantakan dengan puing-puing berserakan setelah diterjang hujan deras dan angin puting beliung pada Rabu (30/9/2026). Tampak ring basket di sebelah kiri dan tanah yang basah becek.

DPRD Kabupaten Sukabumi Paripurnakan Raperda APBD 2027, Belanja Daerah Diproyeksikan Rp4,24 Triliun

30 September 2026 - 18:15 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (kiri), Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali (tengah), dan Wakil Ketua I DPRD Yudha Sukmagara (kanan) menghadiri Rapat Paripurna Raperda APBD 2027 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu (30/9/2026).

Resmi Bertugas, Kapolsek Sagaranten Ajak Stakeholder dan Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas

30 September 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Sagaranten, Sugiarto, S.I.P., M.M., saat memberikan imbauan kamtibmas dan mengajak sinergi seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Polsek Sagaranten.

Kebakaran Kebun Jati Seluas 1 Hektare Ancam Pemukiman Warga di Simpenan Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan Manual

29 September 2026 - 23:33 WIB

Kobaran api melalap kebun jati di Kampung Bojongkopo, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Selasa (29/9/2026) malam.

Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan, JWI Sukabumi Raya Minta Disdik dan BKPSDM Tindak Tegas Oknum Guru

29 September 2026 - 22:22 WIB

Foto ilustrasi AI
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca