Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Mar 2026 08:00 WIB

Geger Usai Salat Tarawih, Sesosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan dengan Posisi Tak Wajar di Cibadak Sukabumi


					Petugas dari berbagai unsur, termasuk personel Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi (depan, helm merah), BPBD, TNI, dan Polri, bahu-bahu dalam proses evakuasi jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/3/2026) malam. Foto ini diambil di lokasi sesaat sebelum jenazah dibawa ke RSUD Sekarwangi. (Foto: Dok. P2BK Cibadak) Perbesar

Petugas dari berbagai unsur, termasuk personel Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi (depan, helm merah), BPBD, TNI, dan Polri, bahu-bahu dalam proses evakuasi jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/3/2026) malam. Foto ini diambil di lokasi sesaat sebelum jenazah dibawa ke RSUD Sekarwangi. (Foto: Dok. P2BK Cibadak)

JENTERANEWS.com— Ketenangan malam bulan Ramadan warga Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendadak digemparkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Minggu (15/3/2026) malam. Jasad tersebut ditemukan di sebuah rumah kosong yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pamuruyan.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, menyampaikan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Penemuan bermula dari kecurigaan warga yang baru saja selesai menunaikan ibadah salat Tarawih.

Berdasarkan laporan yang diterima, sejumlah warga mengaku mendengar suara-suara mencurigakan dari dalam bangunan kosong tersebut. Merasa ganjil, warga kemudian melaporkan hal itu kepada Ketua RW 04, Solah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ketua RW bersama pengurus BUMDes Desa Pamuruyan dan warga segera mendatangi lokasi. Setibanya di sana, mereka mendapati pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka dan mengalami kerusakan.

Pengecekan lebih dalam ke area bangunan membawa warga pada temuan yang mengejutkan. Di area kamar mandi, ditemukan sesosok tubuh tak bernyawa.

Menurut keterangan petugas di lapangan, kondisi korban saat ditemukan cukup memprihatinkan dan berada dalam posisi yang tidak wajar.

“Korban ditemukan di dalam kamar mandi dengan posisi kepala berada di bawah dan kaki di atas,” tulis laporan resmi P2BK Cibadak.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum bisa memastikan jenis kelamin maupun identitas jasad tersebut, mengingat warga sekitar juga tidak mengenali ciri-ciri fisik korban.

Merespons temuan ini, warga langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melaporkannya kepada aparat berwajib. Tim gabungan yang tiba di lokasi segera melakukan proses evakuasi yang dibantu oleh berbagai instansi dan relawan.

Guna mengungkap penyebab pasti kematian dan identitas korban, jasad tanpa nama tersebut langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk menjalani proses visum dan autopsi oleh pihak kepolisian. Saat ini, kasus penyelidikan sepenuhnya telah ditangani oleh jajaran Polsek Cibadak.

Proses evakuasi dan pengamanan lokasi berjalan lancar berkat sinergi dari berbagai unsur, di antaranya:

  • Jajaran Polsek Cibadak

  • BPBD Kabupaten Sukabumi & P2BK Cibadak

  • Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pamuruyan

  • Perangkat Desa dan Kepala Desa Pamuruyan

  • Satpol PP Kecamatan Cibadak

  • Tim Medis Puskesmas Sekarwangi

  • Tim Relawan: TAGANA, Damkar Posko V Cibadak, Pramuka Peduli Kab. Sukabumi, dan IEA Sukabumi Raya.

  • Warga setempat.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang sembari menunggu hasil pemeriksaan forensik dari rumah sakit.(*)


Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca