Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Jun 2026 13:27 WIB

Gelar Reses di Kebonpedes, Anggota DPRD Sukabumi Uden Abdunnafsir Tampung Keluhan Infrastruktur hingga Persoalan Hukum


					Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Uden Abdunnafsir, saat menyampaikan pemaparan dalam Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Pondok Pesantren Nurul Inayah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Uden Abdunnafsir, saat menyampaikan pemaparan dalam Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Pondok Pesantren Nurul Inayah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Uden Abdunnafsir, menggelar kegiatan Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Pondok Pesantren Nurul Inayah, Kampung Gunung Batu, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat dan tokoh agama setempat untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta keluhan terkait pelayanan publik.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu krusial mencuat ke permukaan. Masyarakat secara bergantian menyampaikan keluhan mulai dari kondisi infrastruktur yang memerlukan perbaikan, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga penanganan kasus hukum di wilayah Kebonpedes yang dinilai belum mendapatkan tindak lanjut secara optimal dari pihak terkait.

Menanggapi hal tersebut, Uden Abdunnafsir menyatakan bahwa rentetan aspirasi ini menjadi potret nyata bahwa masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan.

“Mayoritas masyarakat menyampaikan persoalan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta berbagai kasus hukum yang terjadi di wilayah Kebonpedes yang selama ini terkesan belum mendapat perhatian dan tindak lanjut yang memadai,” ujar Uden selepas kegiatan reses.

Uden menegaskan, seluruh masukan yang telah dihimpun akan dibawa ke parlemen sebagai bahan perjuangan Fraksi PKS melalui tiga fungsi utama DPRD, yakni penganggaran (budgeting), pengawasan (controlling), dan legislasi.

Secara khusus, ia menyoroti sektor pendidikan yang dinilai masih menjadi batu sandungan bagi sebagian warga, terutama terkait beban biaya sekolah.

“Insya Allah seluruh aspirasi yang telah disampaikan akan kami perjuangkan. Meskipun demikian, ada beberapa persoalan yang memang membutuhkan perhatian dan kerja keras lebih lanjut, terutama menyangkut biaya pendidikan,” tambahnya.

Di sela-sela dialog, legislator PKS ini juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kemaslahatan publik.

Kendati mengajak warga mendukung pemerintah, Uden menggarisbawahi bahwa dukungan tersebut harus dibarengi dengan sikap kritis yang konstruktif. Menurutnya, kritik dari masyarakat adalah instrumen penting untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Jangan takut menyampaikan kritik. Jika ada kebijakan atau aturan yang dirasa kurang tepat, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan masukan dan kritik secara terbuka,” tegas Uden.

Ia juga melayangkan pengingat kepada pihak eksekutif (pemerintah daerah) agar lebih responsif dan tanggap dalam memetakan serta menyelesaikan konflik di hilir. Uden memperingatkan agar tidak ada pembiaran terhadap laporan masyarakat demi mencegah eskalasi masalah.

“Setiap laporan yang masuk seharusnya segera ditindaklanjuti. Jangan sampai persoalan yang awalnya kecil justru membesar karena lambat ditangani,” cetusnya.

Di akhir penyampaiannya, Uden menegaskan bahwa peran anggota dewan tidak boleh berhenti pada tahapan mendengar dan mencatat. Kepekaan politik harus diwujudkan dalam bentuk kedewasaan bertindak di atas meja parlemen.

“Kepekaan terhadap persoalan masyarakat harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Aspirasi yang disampaikan warga tidak boleh berhenti sebagai catatan, tetapi harus diperjuangkan hingga menghasilkan solusi,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Tragedi Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi: Korban Trauma Berat, Polisi Terapkan UU Peradilan Pidana Anak

27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Puncak Peringatan HUT ke-75 IBI: Bupati Sukabumi Apresiasi Peran Strategis Bidan sebagai Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

27 Juni 2026 - 18:46 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (kanan depan), secara simbolis memegang plakat Santunan Bantuan Pembangunan Perumahan Korban Bencana Alam senilai Rp50.000.000 dari Forum Silaturahmi Lintas Profesi Kesehatan (Forsilipro) pada acara Puncak Peringatan HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Hotel Augusta Cikukulu, Sabtu (27/6/2026). Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi dan kepedulian sosial tenaga kesehatan di Kabupaten Sukabumi.

Ratusan Massa “Akbar 2626” Geruduk DPRD Kota Sukabumi, Tagih Janji Hak Angket dan Pemakzulan Wali Kota

27 Juni 2026 - 18:31 WIB

orator dari massa Aksi Bela Rakyat (Akbar) 2626 tengah menyampaikan orasi terkait tuntutan hak angket dan pemakzulan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dari atas mobil komando di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (26/6/2026).

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Kabandungan Sukabumi, 6 Jiwa Mengungsi

27 Juni 2026 - 09:59 WIB

Petugas gabungan dari P2BK Kabandungan dan unsur lainnya meninjau kondisi interior rumah yang terdampak kebakaran di Kampung Pajagan Girang, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (26/6). Terlihat bagian bangunan yang hangus dan sisa barang rumah tangga yang terbakar. Kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting listrik.

Nekat Merusak Sel dan Serang Petugas, Pelarian Tahanan Polsek Lengkong Berakhir di Lapas

26 Juni 2026 - 20:31 WIB

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Cibadak Sukabumi, Pemadaman Sempat Terkendala Akses Sempit

26 Juni 2026 - 20:26 WIB

Petugas Pemadam Kebakaran Posko V Cibadak bersama personel P2BK dan warga sekitar bahu-membahu menyemprotkan air guna melakukan pendinginan pada sisa-sisa material rumah Ibu Elim Halimah yang luluh lantak akibat kebakaran di Kampung Johor, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026).
Trending di Sukabumi