Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Jun 2026 13:50 WIB

Hadapi Darurat Sampah, Pemkab Sukabumi Gaungkan “Keadilan Iklim” Lewat Aksi Masif


					Potret petugas dan warga melakukan korve (kerja bakti) massal serentak untuk membersihkan median jalan dan mengumpulkan sampah ke dalam karung di area Cisaat, Sukabumi, pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (6/6/2026). Aksi nyata pembersihan di lapangan ini menjadi langkah taktis Pemkab Sukabumi untuk mengatasi darurat sampah dan memperluas ruang terbuka hijau, menindaklanjuti seruan Kepala DLH Nunung Nurhayati. Perbesar

Potret petugas dan warga melakukan korve (kerja bakti) massal serentak untuk membersihkan median jalan dan mengumpulkan sampah ke dalam karung di area Cisaat, Sukabumi, pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (6/6/2026). Aksi nyata pembersihan di lapangan ini menjadi langkah taktis Pemkab Sukabumi untuk mengatasi darurat sampah dan memperluas ruang terbuka hijau, menindaklanjuti seruan Kepala DLH Nunung Nurhayati.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menetapkan kewaspadaan penuh terhadap ancaman darurat sampah bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (6/6/2026). Mengusung kampanye “Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim”, otoritas setempat menekankan bahwa krisis ekologi harus dijawab dengan tindakan konkret, bukan sekadar seremonial.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mendesak masyarakat untuk segera mengubah gaya hidup harian. Langkah paling mendasar yang ia dorong adalah penerapan prinsip 3R—Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).

“Karena kita menghadapi darurat sampah, saya bermohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk disiplin melakukan pemilahan. Selain itu, mari biasakan membawa tempat minum dan wadah makanan sendiri saat bepergian guna meminimalkan plastik sekali pakai,” tegas Nunung.

Nunung menjelaskan, pemilahan sampah dari rumah tangga merupakan kunci utama. Nantinya, sampah yang telah terpilah akan dikelola oleh pemerintah daerah menggunakan teknologi mutakhir Refuse Derived Fuel (RDF), yang mampu menyulap limbah menjadi bahan bakar alternatif.

Rangkaian peringatan ini tidak hanya berkutat di belakang meja. Sejak Sabtu pagi, jajaran instansi bersama warga menggelar korve (kerja bakti) secara serentak dan masif. Aksi pembersihan dan pemeliharaan lingkungan ini difokuskan di beberapa titik strategis, antara lain:

  • Kawasan Kecamatan Cisaat.

  • Sepanjang Jalur Lingkar Selatan.

  • Wilayah Kecamatan Kadudampit dan sekitarnya.

Langkah taktis di lapangan ini bertujuan untuk memperluas ruang terbuka hijau sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem lokal.

Usai menyisir jalanan, pusat komando kegiatan bergeser ke Ruang Audio Visual Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Cisaat. Ruangan tersebut disulap menjadi ruang kendali virtual agar jajaran pemerintah daerah dapat menyimak arahan strategis dari Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat.

Melalui saluran virtual, Menteri Jumhur menyoroti kelemahan sistem pengelolaan limbah di Indonesia dan mendesak perubahan tata kelola secara radikal di setiap tingkatan pemerintahan.

“Penanganan sampah tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pendekatan hilir. Kita harus mengubah paradigma tata kelola sampah ini secara menyeluruh dari sumbernya,” instruksi Jumhur.

Menteri Lingkungan Hidup juga memperingatkan bahwa inisiatif di tingkat kabupaten sangat krusial. Saat ini, dunia tengah dilanda fenomena ‘Triple Planetary Crisis’, yakni ancaman kolektif berupa perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran laut.

Sebagai bentuk mitigasi konkret dan respons atas krisis global tersebut, pemerintah pusat kini mematok target penanaman 2 miliar pohon secara nasional—sebuah agenda besar yang menuntut partisipasi penuh dari seluruh daerah, termasuk dukungan dari masyarakat Kabupaten Sukabumi.(*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Tragedi Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi: Korban Trauma Berat, Polisi Terapkan UU Peradilan Pidana Anak

27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Puncak Peringatan HUT ke-75 IBI: Bupati Sukabumi Apresiasi Peran Strategis Bidan sebagai Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

27 Juni 2026 - 18:46 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (kanan depan), secara simbolis memegang plakat Santunan Bantuan Pembangunan Perumahan Korban Bencana Alam senilai Rp50.000.000 dari Forum Silaturahmi Lintas Profesi Kesehatan (Forsilipro) pada acara Puncak Peringatan HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Hotel Augusta Cikukulu, Sabtu (27/6/2026). Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi dan kepedulian sosial tenaga kesehatan di Kabupaten Sukabumi.

Ratusan Massa “Akbar 2626” Geruduk DPRD Kota Sukabumi, Tagih Janji Hak Angket dan Pemakzulan Wali Kota

27 Juni 2026 - 18:31 WIB

orator dari massa Aksi Bela Rakyat (Akbar) 2626 tengah menyampaikan orasi terkait tuntutan hak angket dan pemakzulan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dari atas mobil komando di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (26/6/2026).

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Kabandungan Sukabumi, 6 Jiwa Mengungsi

27 Juni 2026 - 09:59 WIB

Petugas gabungan dari P2BK Kabandungan dan unsur lainnya meninjau kondisi interior rumah yang terdampak kebakaran di Kampung Pajagan Girang, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (26/6). Terlihat bagian bangunan yang hangus dan sisa barang rumah tangga yang terbakar. Kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting listrik.

Nekat Merusak Sel dan Serang Petugas, Pelarian Tahanan Polsek Lengkong Berakhir di Lapas

26 Juni 2026 - 20:31 WIB

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Cibadak Sukabumi, Pemadaman Sempat Terkendala Akses Sempit

26 Juni 2026 - 20:26 WIB

Petugas Pemadam Kebakaran Posko V Cibadak bersama personel P2BK dan warga sekitar bahu-membahu menyemprotkan air guna melakukan pendinginan pada sisa-sisa material rumah Ibu Elim Halimah yang luluh lantak akibat kebakaran di Kampung Johor, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026).
Trending di Sukabumi