Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Des 2025 13:05 WIB

Jelang Nataru 2026, Bupati Asep Japar Pastikan Stok Pangan Sukabumi Aman hingga Maret


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, meninjau langsung stok dan kualitas telur di salah satu kios Pasar Cibadak, Sabtu (20/12/2025). Dalam sidak tersebut, Bupati memastikan ketersediaan pangan di Kabupaten Sukabumi aman dan mencukupi hingga Maret 2026 meski terdapat fluktuasi harga jelang Nataru. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, meninjau langsung stok dan kualitas telur di salah satu kios Pasar Cibadak, Sabtu (20/12/2025). Dalam sidak tersebut, Bupati memastikan ketersediaan pangan di Kabupaten Sukabumi aman dan mencukupi hingga Maret 2026 meski terdapat fluktuasi harga jelang Nataru.

JENTERANEWS.com – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjamin stabilitas dan ketersediaan pasokan pangan di wilayahnya berada dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, usai melakukan peninjauan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Cibadak, Sabtu (20/12/2025).

Dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut, Bupati yang didampingi sejumlah pejabat terkait tampak memeriksa langsung kualitas dan stok komoditas di beberapa kios pedagang.

“Alhamdulillah, berbagai macam sembako untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Sukabumi terpantau aman,” ujar Asep Japar di sela-sela kegiatannya.

Bupati menegaskan bahwa ketahanan pangan daerah tidak hanya aman untuk momen Nataru saja, melainkan diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga triwulan pertama tahun depan.

“Sampai bulan Maret kita aman. Stok melimpah, baik untuk beras, telur, maupun komoditas pokok lainnya,” tegasnya.

Terkait dinamika harga di lapangan, Asep Japar mengakui adanya kenaikan pada beberapa komoditas, khususnya ayam potong dan telur. Namun, ia menilai fluktuasi tersebut masih berada dalam koridor yang wajar mengingat tingginya permintaan menjelang hari besar.

“Memang terdapat beberapa harga pangan yang naik, namun kenaikannya masih dalam ambang batas normal,” ungkapnya.

Selain fokus pada stabilitas pangan, Bupati juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sukabumi. Mengingat curah hujan yang tinggi dan risiko bencana hidrometeorologi, ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami terus siaga memantau situasi secara menyeluruh, apalagi hujan masih turun terus-menerus. Seluruh perangkat daerah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa telah kami instruksikan untuk siaga penuh,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Asep Japar memberikan instruksi tegas kepada para Kepala Dinas (Kadis) dan Camat agar tidak lengah selama periode libur Nataru.

“Para Kadis dan Camat harus siaga. Ketika terjadi sesuatu, baik terkait pangan maupun bencana, mereka harus mampu bergerak cepat menanganinya,” pungkas Bupati.

Langkah antisipatif ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam menyambut tahun baru 2026, dengan jaminan ketersediaan pangan yang cukup serta kesiapan pemerintah menghadapi tantangan cuaca.(*)

[Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca