Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Des 2025 12:43 WIB

Kebakaran Hebat di Ciporeang Ciemas, Rumah Milik Apandi Rata dengan Tanah


					Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi bersama warga saat melakukan pendinginan dan pembersihan di lokasi sisa kebakaran rumah panggung di Kampung Ciporeang, Desa Ciemas, Kamis (11/12/2025). Perbesar

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi bersama warga saat melakukan pendinginan dan pembersihan di lokasi sisa kebakaran rumah panggung di Kampung Ciporeang, Desa Ciemas, Kamis (11/12/2025).

JENTERANEWS.com – Sebuah insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung di Kampung Ciporeang, RT 04 RW 08, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (11/12/2025) siang.

Berdasarkan laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah yang sebagian besar bermaterial kayu tersebut hingga mengalami rusak berat.

“Objek yang terbakar adalah satu unit rumah panggung milik Bapak Apandi. Dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh konsleting atau arus pendek listrik,” ujar Petugas P2BK Ciemas dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).

Meski api meluluhlantakkan tempat tinggal korban, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat kejadian berlangsung. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Pasca kejadian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ciemas, Pemerintah Desa Ciemas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, Relawan Desa, PMI, serta tim Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Situasi akhir saat ini, api sudah berhasil dipadamkan. Pemilik rumah dibantu oleh warga setempat sedang melakukan pembersihan puing-puing material sisa bangunan yang terbakar,” tambahnya.

Akibat kejadian ini, korban kini sangat membutuhkan uluran tangan. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi bahan bangunan untuk mendirikan kembali tempat tinggal, sembako, serta pakaian layak pakai untuk orang dewasa dan anak-anak, mengingat banyak harta benda yang tidak sempat diselamatkan.(*)


Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca