Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Jul 2026 19:30 WIB

Kebakaran Lahan Seluas 10 Hektare Landa Sukalarang Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan Setelah Tiga Jam


					Anggota Kepolisian Sektor Sukalarang bersama Tim P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) Sukalarang sedang meninjau area lahan kosong seluas kurang lebih 10 hektar yang hangus terbakar di Kampung Rema Desa Prianganjaya. Petugas menunjuk tebing tanah yang vegetasinya telah gosong. Api berhasil dipadamkan setelah tiga jam penanganan oleh Tim Gabungan. Perbesar

Anggota Kepolisian Sektor Sukalarang bersama Tim P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) Sukalarang sedang meninjau area lahan kosong seluas kurang lebih 10 hektar yang hangus terbakar di Kampung Rema Desa Prianganjaya. Petugas menunjuk tebing tanah yang vegetasinya telah gosong. Api berhasil dipadamkan setelah tiga jam penanganan oleh Tim Gabungan.

JENTERANEWS.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda area lahan kosong seluas kurang lebih 10 hektare di kawasan Kampung Rema, RT 08/RW 04, Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (22/7/2026). Tim gabungan berhasil memadamkan kobaran api yang sempat mengancam pemukiman warga setelah berjuang selama kurang lebih tiga jam.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, peristiwa kebakaran lahan alang-alang ini pertama kali dilaporkan oleh warga setempat pada pukul 15.30 WIB. Lahan kosong tersebut diketahui merupakan aset milik PT QLS.

Cuaca panas terik dipadukan dengan hembusan angin yang cukup kencang memicu eskalasi kebakaran. Api menjalar dengan sangat cepat hingga membentuk sekitar enam titik pusat api berskala besar di lokasi kejadian.

Petugas gabungan di lapangan sempat menghadapi kendala yang cukup berarti. Titik-titik sumber api dilaporkan berada di luar jangkauan alat pemadam standar, sehingga proses pemadaman membutuhkan upaya ekstra dan strategi khusus dari tim di lapangan.

Meski pergerakan api sempat mengancam area pemukiman penduduk, pihak BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada warga yang terdampak langsung.

“Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut, dan tidak ada warga yang harus mengungsi,” demikian pernyataan resmi dari laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi.

Sinergi Tim Gabungan

Seorang petugas Tim Gabungan (Pusdalops BPBD/P2BK) sedang berupaya memadamkan kobaran api yang membakar lahan alang-alang kosong di Kampung Rema Desa Prianganjaya, Kabupaten Sukabumi. Kebakaran meluas dengan cepat akibat cuaca panas dan angin kencang pada Rabu (22/7/2026).

Seorang petugas Tim Gabungan (Pusdalops BPBD/P2BK) sedang berupaya memadamkan kobaran api yang membakar lahan alang-alang kosong di Kampung Rema Desa Prianganjaya, Kabupaten Sukabumi. Kebakaran meluas dengan cepat akibat cuaca panas dan angin kencang pada Rabu (22/7/2026).

Penanganan darurat ini berhasil dilakukan berkat respons cepat dan koordinasi intensif antara Pusdalops PB dengan tim gabungan dari berbagai unsur. Adapun pihak-pihak yang bahu-membahu dalam upaya pemadaman meliputi:

  • Polsek Sukalarang

  • Bintara Pembina Desa (Babinsa)

  • Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang

  • Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Sukalarang

  • Aparatur dan Perangkat Desa Prianganjaya

  • Unsur Pemerintah Kecamatan Sukalarang

Berkat kerja keras dan sinergi dari seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya dinyatakan padam total pada pukul 18.30 WIB. Kondisi di lokasi kejadian saat ini dilaporkan telah aman dan terkendali.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti pemicu awal timbulnya api di lahan milik PT QLS tersebut masih dalam tahap kajian dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Belum ada estimasi kerugian material yang dilaporkan akibat insiden kebakaran ini.(*Dik*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca