Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 9 Apr 2025 06:25 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Sukabumi-Bogor, Calya Ringsek Tabrak Truk Tronton, Pengemudi Luka-Luka


					Lokasi kecelakaan antara mobil Toyota Calya dan truk tronton di jalan raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di dekat GT Parungkuda. Tampak kerusakan parah pada bagian depan mobil Calya. Perbesar

Lokasi kecelakaan antara mobil Toyota Calya dan truk tronton di jalan raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di dekat GT Parungkuda. Tampak kerusakan parah pada bagian depan mobil Calya.

JENTERANEWS.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalan raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di Kampung Pangadegan RT 21/29, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (8/4/2025) pagi. Sebuah mobil Toyota Calya dengan nomor polisi F 1784 VQ bertabrakan dengan truk hino tronton bermuatan semen bernomor polisi B 9694 UVV, mengakibatkan pengemudi Calya mengalami luka-luka.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ini, tepat di dekat gerbang tol (GT) Bocimi Parungkuda, menggemparkan warga sekitar dan pengguna jalan. Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, kecelakaan bermula saat mobil Calya yang dikemudikan oleh Sahrulloh (25 tahun) melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi.

“Saat melintasi jalan lurus di lokasi kejadian, diduga pengemudi kurang konsentrasi hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur kanan,” ungkap Ipda M. Yanuar Fajar.

Nahas, dari arah berlawanan melaju truk hino tronton yang dikemudikan oleh Rijali (33 tahun). Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan. Akibatnya, mobil Calya mengalami kerusakan parah di bagian depan, sementara pengemudinya, Sahrulloh, menderita luka ringan berupa memar di pipi kiri serta lecet di tangan dan kaki.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai Rp15 juta,” jelas Ipda M. Yanuar Fajar.

Sahrulloh, yang merupakan warga Kampung Pasir Angin, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, diketahui berprofesi sebagai buruh. Sementara itu, Rijali, pengemudi truk, berasal dari Kampung Gunung Leutik, Desa Cireunghas, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat.

Hingga berita ini diturunkan, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke pos TMC Simpang Cikidang. Pihak kepolisian tengah melakukan mediasi terhadap kedua sopir untuk menyelesaikan perkara ini secara damai.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama di jalur yang ramai dan rawan kecelakaan seperti jalan raya Sukabumi-Bogor.(*)

Laporan: Joko


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 282 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Merespons Kebutuhan Warga, BPBD Sukabumi Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Lebaksari

18 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Babinsa TNI-AD bersatu padu mengisi jeriken-jeriken air milik warga yang antre di Desa Lebaksari, Parakansalak, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 155 Kepala Keluarga yang terdampak kesulitan pasokan air.

Tragedi Usai Perayaan Kemerdekaan: Dua Pemuda Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK

18 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas LPG Subsidi, Negara Dirugikan Rp49,7 Miliar

18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. (tengah, memegang kertas) didampingi jajaran Satreskrim memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di Mapolres Sukabumi. Di depan meja terlihat barang bukti berupa ratusan tabung gas LPG ukuran 3 kg, 12 kg, dan 50 kg serta peralatan modifikasi yang digunakan tersangka untuk memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi. Praktik pengoplosan ini diperkirakan merugikan negara mencapai Rp49,7 miliar.

Kebakaran Hebat Melanda 30 Hektare Lahan Jati di Warungkiara Sukabumi, Proses Pemadaman Terkendala Medan

18 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Sejumlah petugas dari tim penanggulangan bencana gabungan memantau sisa-sisa kebakaran di area bukit perkebunan jati, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260818-WA0081.jpg, akses jalan tanah yang sempit serta medan perbukitan menjadi salah satu kendala utama bagi armada dan petugas dalam memadamkan api secara menyeluruh.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca