Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Mar 2026 20:35 WIB

Kecurigaan Warga Terjawab, Sumber Bau Menyengat di Karangpapak Ternyata Jasad Pria 70 Tahun


					Petugas kepolisian dari Polsek Cisolok dan Tim Inafis Polres Sukabumi (berompi hitam di sebelah kiri) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad lansia, Yayan Suryana (70), yang tewas membusuk di rumah kontrakannya di Kampung Marinjung Hilir, Desa Karangpapak, Cisolok, Sukabumi, Sabtu (21/3/2026) sore. Puluhan warga terlihat berkerumun di luar garis polisi menyaksikan proses evakuasi yang menggegerkan wilayah tersebut. Seorang jurnalis juga tampak mendokumentasikan kejadian ini. Perbesar

Petugas kepolisian dari Polsek Cisolok dan Tim Inafis Polres Sukabumi (berompi hitam di sebelah kiri) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad lansia, Yayan Suryana (70), yang tewas membusuk di rumah kontrakannya di Kampung Marinjung Hilir, Desa Karangpapak, Cisolok, Sukabumi, Sabtu (21/3/2026) sore. Puluhan warga terlihat berkerumun di luar garis polisi menyaksikan proses evakuasi yang menggegerkan wilayah tersebut. Seorang jurnalis juga tampak mendokumentasikan kejadian ini.

JENTERANEWS.com — Ketenangan warga Kampung Marinjung Hilir, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi kegemparan pada Sabtu (21/3/2026) sore. Warga setempat dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria lanjut usia (lansia) di dalam sebuah rumah kontrakan setelah ia tak terlihat beraktivitas selama beberapa hari.

Korban diketahui bernama Yayan Suryana (70), warga setempat yang selama ini menghabiskan masa tuanya seorang diri di rumah tersebut.

Terungkapnya kejadian pilu ini berawal dari kecurigaan warga sekitar. Sejak Selasa (17/3/2026), warga telah mencium aroma menyengat yang bersumber dari arah kediaman korban. Namun, warga tidak berani langsung masuk lantaran rumah dalam keadaan terkunci rapat dari dalam.

Kapolsek Cisolok, AKP Bayu Saeful Bahari, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian baru menerima laporan dari warga sekitar pukul 16.45 WIB.

“Karena tidak ada kunci cadangan, warga akhirnya berinisiatif meminta izin kepada pemilik kontrakan untuk mencari tahu kondisi di dalam rumah tersebut,” ungkap AKP Bayu.

Kecurigaan warga akhirnya terjawab ketika salah seorang saksi mencoba mengintip melalui celah ventilasi. Melalui celah sempit itu, korban terlihat terbaring telentang dan sudah dalam kondisi membusuk.

Penemuan ini meninggalkan duka sekaligus kegetiran bagi warga sekitar. Mendiang Yayan bukanlah sosok yang asing. Ia dikenal oleh para tetangga sebagai pribadi yang religius dan rajin menjalankan ibadah salat lima waktu berjemaah di masjid setempat.

Absennya Yayan dari saf masjid dalam beberapa hari terakhir sebenarnya sudah sempat menjadi buah bibir dan mengundang tanya di kalangan jemaah.

Terkait penyebab kematian, kepolisian menduga kuat hal tersebut dipicu oleh faktor kesehatan. Berdasarkan keterangan saksi dan warga, korban memiliki riwayat penyakit komplikasi yang cukup panjang.

“Korban diketahui mengidap sejumlah penyakit, di antaranya jantung, asma, gangguan lambung, kolesterol, serta kerap mengeluhkan nyeri sendi. Kondisi kesehatan inilah yang diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia,” jelas AKP Bayu.

Merespons laporan yang masuk, jajaran petugas dari Polsek Cisolok bersama Tim Inafis Polres Sukabumi segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Meski demikian, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian mendiang dan menganggapnya sebagai musibah, serta menolak dilakukannya proses autopsi.

“Setelah seluruh tahapan pemulasaraan jenazah selesai dilakukan, almarhum rencananya akan segera dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karangpapak,” tutup AKP Bayu.(*)


Laporan: Ridwan

Editor : Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 104 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca