JENTERANEWS.com — Ketenangan warga Kampung Marinjung Hilir, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi kegemparan pada Sabtu (21/3/2026) sore. Warga setempat dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria lanjut usia (lansia) di dalam sebuah rumah kontrakan setelah ia tak terlihat beraktivitas selama beberapa hari.
Korban diketahui bernama Yayan Suryana (70), warga setempat yang selama ini menghabiskan masa tuanya seorang diri di rumah tersebut.
Terungkapnya kejadian pilu ini berawal dari kecurigaan warga sekitar. Sejak Selasa (17/3/2026), warga telah mencium aroma menyengat yang bersumber dari arah kediaman korban. Namun, warga tidak berani langsung masuk lantaran rumah dalam keadaan terkunci rapat dari dalam.
Kapolsek Cisolok, AKP Bayu Saeful Bahari, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian baru menerima laporan dari warga sekitar pukul 16.45 WIB.
“Karena tidak ada kunci cadangan, warga akhirnya berinisiatif meminta izin kepada pemilik kontrakan untuk mencari tahu kondisi di dalam rumah tersebut,” ungkap AKP Bayu.
Kecurigaan warga akhirnya terjawab ketika salah seorang saksi mencoba mengintip melalui celah ventilasi. Melalui celah sempit itu, korban terlihat terbaring telentang dan sudah dalam kondisi membusuk.
Penemuan ini meninggalkan duka sekaligus kegetiran bagi warga sekitar. Mendiang Yayan bukanlah sosok yang asing. Ia dikenal oleh para tetangga sebagai pribadi yang religius dan rajin menjalankan ibadah salat lima waktu berjemaah di masjid setempat.
Absennya Yayan dari saf masjid dalam beberapa hari terakhir sebenarnya sudah sempat menjadi buah bibir dan mengundang tanya di kalangan jemaah.
Terkait penyebab kematian, kepolisian menduga kuat hal tersebut dipicu oleh faktor kesehatan. Berdasarkan keterangan saksi dan warga, korban memiliki riwayat penyakit komplikasi yang cukup panjang.
“Korban diketahui mengidap sejumlah penyakit, di antaranya jantung, asma, gangguan lambung, kolesterol, serta kerap mengeluhkan nyeri sendi. Kondisi kesehatan inilah yang diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia,” jelas AKP Bayu.
Merespons laporan yang masuk, jajaran petugas dari Polsek Cisolok bersama Tim Inafis Polres Sukabumi segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Meski demikian, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian mendiang dan menganggapnya sebagai musibah, serta menolak dilakukannya proses autopsi.
“Setelah seluruh tahapan pemulasaraan jenazah selesai dilakukan, almarhum rencananya akan segera dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karangpapak,” tutup AKP Bayu.(*)
Laporan: Ridwan
Editor : Hamjah















