Menu

Mode Gelap

Bencana · 27 Feb 2025 09:42 WIB

Kronologi Petir Maut di Sukabumi: Berteduh di Saung, Dua Warga Tewas Seketika


					Warga saat mengevakuasi empat petani di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Rabu, (26/2/2025) Perbesar

Warga saat mengevakuasi empat petani di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Rabu, (26/2/2025)

JENTERANEWS.com – Tragedi mengenaskan menimpa empat warga di area IPHS Perhutani, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (26/2/2025). Dua orang tewas di tempat setelah tersambar petir, sementara dua lainnya mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RSUD Palabuhanratu.

Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Simpenan, Dandi Sulaeman, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, hujan deras disertai petir melanda wilayah tersebut. Keempat korban yang sedang bekerja membangun vila di Kampung Pasawahan, Desa Cihaur, memilih untuk berteduh di sebuah saung yang masih dalam tahap pembangunan.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, petir tiba-tiba menyambar bangunan tersebut, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya kritis,” ujar Dandi.

Korban yang meninggal dunia adalah Ahmad Saepuloh (36 tahun), warga Kampung Cigadog 3, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, dan Basuki alias Abas (55 tahun), warga Kampung Pasir Lame, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas. Korban kritis yang saat ini dirawat di RSUD Palabuhanratu adalah Idris (62 tahun), warga Kampung Citepus Tengah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, dan Dodo (23 tahun), anak dari Basuki alias Abas.

Sekretaris Desa (Sekdes) Ciemas, Abah Away, membenarkan kejadian tersebut. “Betul, kedua korban merupakan bapak dan anak. Bapaknya meninggal dunia di tempat, sementara anaknya dibawa ke RSUD Palabuhanratu,” ujarnya.

Informasi dari kepala dusun setempat menyebutkan bahwa keduanya sedang bekerja membangun sebuah vila di Kampung Pasawahan, Desa Cihaur, ketika insiden itu terjadi. “Saat kejadian, mereka ditolong oleh petani yang sedang menanam cabai di sekitar lokasi,” tambah Abah Away.

Dandi Sulaeman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan disertai petir. “Hindari berteduh di tempat terbuka,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan mencari tempat perlindungan yang aman saat terjadi hujan deras disertai petir.(*)

Laporan: Ridwan


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Desa Curugkembar Jadi Tuan Rumah Pembekalan Wirausaha Purna Pekerja Migran Sukabumi

16 September 2026 - 10:40 WIB

Kelompok peserta purna pekerja migran, mengenakan sarung tangan dan berkerudung, antusias mengikuti sesi praktik kewirausahaan di Aula Desa Curugkembar. Mereka terlihat didampingi oleh fasilitator dan mempraktikkan keterampilan produksi menggunakan peralatan

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca