Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Sep 2026 10:02 WIB

Lima ABK Sukabumi Korban Penelantaran di Kapal China Berhasil Dipulangkan dari Fiji


					Petugas memastikan kelengkapan data administratif para Anak Buah Kapal (ABK) asal Kabupaten Sukabumi di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi Perbesar

Petugas memastikan kelengkapan data administratif para Anak Buah Kapal (ABK) asal Kabupaten Sukabumi di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com — Sebanyak lima warga Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya sempat viral akibat terlantar di atas kapal berbendera China di perairan Kepulauan Fiji pada pertengahan Agustus 2026, kini telah kembali ke tanah air. Seluruh ABK tersebut telah diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing dalam keadaan selamat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengonfirmasi kepulangan kelima pekerja migran tersebut pada Selasa (15/9/2026).

”Alhamdulillah, lima orang warga pekerja sebagai ABK yang terlantar di kapal China sudah kembali dari Kepulauan Fiji dan sudah diterima serta dijemput oleh keluarganya masing-masing pada Selasa (15/9),” ujar Sigit melalui keterangan resminya pada Rabu (16/9/2026).

Berdasarkan data Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, kelima ABK yang menjadi korban penelantaran berasal dari tiga kecamatan berbeda, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kecamatan Palabuhanratu: 2 orang
  • Kecamatan Simpenan: 2 orang
  • Kecamatan Cisolok: 1 orang

Pengantar Kerja Ahli Muda Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Eli Widyaningsih, menjelaskan bahwa para pekerja ini baru saja diberangkatkan sebelum akhirnya mengalami masalah di tempat kerja. Berdasarkan komunikasi langsung via seluler yang dilakukan petugas, diketahui kapal tempat mereka bekerja mengalami krisis pasokan logistik berupa stok makanan serta penunggakan pembayaran gaji selama berada di perairan Fiji.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dengan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Pekerja Migran Indonesia (PMI) Jabar.

Koordinasi intensif dilakukan bersama perusahaan penyalur untuk menuntut pemenuhan hak-hak pekerja, kepastian akomodasi, pemenuhan konsumsi, hingga percepatan proses repatriasi. Mengingat kasus ini juga melibatkan pekerja dari daerah lain seperti Indramayu dan Kepulauan Riau, penanganan dilakukan secara lintas instansi.

Pasca kepulangan para ABK, fokus pemerintah kini beralih pada pemulihan serta penanganan lanjutan bagi para pekerja dan keluarganya.

Menyikapi insiden ini, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat senantiasa menempuh jalur resmi pemerintah apabila menghadapi permasalahan ketenagakerjaan di luar negeri.

Masyarakat diimbau untuk segera menyampaikan pengaduan secara resmi kepada instansi terkait agar penanganan dan penelusuran dapat dilakukan secara cepat.

Pekerja diingatkan untuk selalu mengamankan dan menyimpan seluruh dokumen pribadi yang berkaitan dengan kontrak kerja serta keberangkatan demi mempermudah proses perlindungan hukum di masa mendatang.(Ijus)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Desa Curugkembar Jadi Tuan Rumah Pembekalan Wirausaha Purna Pekerja Migran Sukabumi

16 September 2026 - 10:40 WIB

Kelompok peserta purna pekerja migran, mengenakan sarung tangan dan berkerudung, antusias mengikuti sesi praktik kewirausahaan di Aula Desa Curugkembar. Mereka terlihat didampingi oleh fasilitator dan mempraktikkan keterampilan produksi menggunakan peralatan

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca