Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Agu 2026 19:58 WIB

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran


					Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara) Perbesar

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

JENTERANEWS.com – Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan melarikan diri pada Senin (17/8/2026) malam. Ironisnya, narapidana tersebut kabur saat tengah menjalani program asimilasi dan hanya tinggal menyisakan waktu sekitar dua bulan untuk kembali menghirup udara bebas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, narapidana tersebut diketahui bernama Patah alias Acil (23), yang juga merupakan warga asli Kabupaten Sukabumi. Ia adalah terpidana kasus pencurian dengan pemberatan (Pasal 363 KUHP) dan tengah menjalani masa hukuman pidana selama 1 tahun 9 bulan penjara.

Patah melarikan diri saat ditugaskan di area Pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) milik Lapas Warungkiara. Ketiadaan yang bersangkutan di lokasi baru disadari oleh petugas lapas saat melakukan pengecekan pada pukul 23.00 WIB.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, membenarkan insiden pelarian tersebut. Ia menyayangkan tindakan pelaku, mengingat masa penahanannya sudah hampir selesai.

“Benar, atas nama Patah alias Acil dengan kasus 363 (pencurian), pidana 1 tahun 9 bulan. Tahanan tersebut kabur saat bekerja di lahan (SAE). Padahal yang bersangkutan sekitar dua bulan lagi akan bebas. Diketahui tidak ada di tempat, diperkirakan pada jam 23.00 WIB,” ujar Kurnia saat memberikan keterangan, Rabu (19/8/2026).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kurnia menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pengintaian dan pencarian pada malam itu juga. Pihak Lapas telah berkoordinasi secara intensif dengan aparat kepolisian, baik Polsek di sekitar Lapas maupun Polsek di wilayah tempat tinggal keluarga pelaku.

Selain upaya pengejaran di lapangan, insiden pelarian ini juga telah dilaporkan secara hierarkis kepada jajaran pimpinan di tingkat pusat guna evaluasi lebih lanjut.

“Langkah yang dilakukan pada malam itu juga langsung berkoordinasi dengan kepolisian. Hal ini juga sudah kami laporkan kepada pimpinan di pusat, baik kepada Kantor Wilayah, Direktur Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas),” jelas Kurnia.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari pihak Lapas dan kepolisian masih terus menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian pelaku. Rilis resmi terkait detail kronologi maupun hasil pencarian akan disampaikan lebih lanjut oleh pihak Lapas apabila pelaku telah berhasil diamankan.

Pihak Lapas Warungkiara juga mengimbau dan meminta bantuan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwajib atau aparat setempat, apabila melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Patah alias Acil.(Dik)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca