JENTERANEWS.com – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi patung penyu rusak di Alun-alun Gadobangkong, Sukabumi, mendadak viral di media sosial. Patung yang disebut-sebut bernilai miliaran rupiah itu tampak robek dan penyok, memperlihatkan lapisan dalam yang menyerupai kardus.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram pada Selasa (4/3/2025), dan langsung menuai respons keras dari warganet. Banyak yang mempertanyakan kualitas dan transparansi anggaran proyek, bahkan menandai akun Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar turun tangan.
Menanggapi kehebohan ini, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim inspektorat untuk mengaudit proyek tersebut. “Mengenai ramainya patung penyu yang isinya kardus, saya tidak akan memberikan komentar terlalu panjang. Saya sudah meminta inspektorat provinsi Jawa Barat untuk turun ke lapangan mengaudit kegiatan proyek tersebut,” ujarnya melalui akun Instagram @dedimulyadi71, Kamis (6/3/2025).
Dedi berjanji akan mengumumkan hasil audit kepada publik secepatnya, agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang objektif.
Sementara itu, pihak rekanan proyek, Imran Firdaus, membantah bahwa patung tersebut terbuat dari kardus. Ia menjelaskan bahwa material yang digunakan adalah resin dan fiberglass, yang umum digunakan untuk patung luar ruangan. “Kami tegaskan bahwa biaya pembuatan ornamen penyu ini sekitar Rp 30 juta, sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan dalam proyek,” tegas Imran, Rabu (5/3/2025).
Imran menjelaskan bahwa material kardus yang terlihat dalam video hanyalah alat bantu dalam proses pencetakan. Ia juga menyayangkan tindakan pengunjung yang sering menaiki patung untuk berfoto, yang mempercepat kerusakan struktur.
Terkait anggaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menjelaskan bahwa anggaran Rp15,6 miliar itu bukan hanya untuk membuat Patung Penyu saja, melainkan mencakup keseluruhan fasilitas di Alun-alun Gado Bangkong.
Publik kini menanti hasil audit dari inspektorat Provinsi Jawa Barat untuk mengetahui kebenaran material dan anggaran proyek patung penyu ini.(*)
Laporan: Ijus
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















