Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 4 Agu 2025 11:04 WIB

Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Lobster di Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia


					ILUSTRASI - Seorang nelayan berjuang di tengah lautan saat mencari lobster. Mulyono (49), nelayan asal Sukabumi, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang ketika menjaring lobster di perairan Pantai Minajaya. Perbesar

ILUSTRASI - Seorang nelayan berjuang di tengah lautan saat mencari lobster. Mulyono (49), nelayan asal Sukabumi, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang ketika menjaring lobster di perairan Pantai Minajaya.

JENTERANEWS.com – Kabar duka menyelimuti komunitas nelayan di pesisir selatan Sukabumi. Mulyono (49 tahun), seorang nelayan asal Kampung Sukamulya, Desa Buniwangi, yang dilaporkan hilang saat menjaring lobster di perairan Pantai Minajaya, Kecamatan Surade, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (4/8/2025) dini hari.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 02.20 WIB. Lokasi penemuannya tidak jauh dari titik terakhir korban terlihat, tepatnya tergeletak di atas pasir di sekitar Muara Cipamarangan Alor Gede, Desa Cipeundeuy, bergeser sekitar 10 hingga 15 meter ke arah timur.

Penemuan ini mengakhiri pencarian penuh kecemasan yang telah dilakukan sejak Mulyono tak kunjung pulang pada Minggu (3/8/2025). Begitu kabar hilangnya Mulyono tersiar, warga, pihak keluarga, dan tim SAR gabungan langsung bergerak cepat, bahu-membahu menyisir sepanjang garis Pantai Minajaya dengan harapan menemukan korban dalam keadaan selamat.

Wakil Ketua Rukun Nelayan Minajaya, Hambari, membenarkan kabar penemuan tersebut. Ia menyatakan bahwa upaya pencarian tanpa henti dilakukan sejak Minggu sore.

“Begitu mendapat kabar bahwa Pak Mulyono belum kembali dari menjaring lobster, kami langsung bergerak bersama warga, keluarga, dan tim lainnya. Alhamdulillah, meskipun dalam keadaan meninggal dunia, korban akhirnya berhasil ditemukan,” ujar Hambari saat dikonfirmasi pada Senin (4/8/2025).

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi para pahlawan pencari nafkah di lautan. Hambari pun mengimbau dengan tegas kepada seluruh nelayan agar senantiasa waspada dan mengutamakan keselamatan.

“Kami mengimbau kepada rekan-rekan nelayan, terutama yang beraktivitas secara mandiri di pinggiran pantai, agar lebih berhati-hati. Selalu perhatikan kondisi cuaca dan utamakan keselamatan kerja sebelum melaut,” tegasnya.

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah Mulyono langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka. Kepergian Mulyono meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan sesama nelayan di pesisir Minajaya.(*)

 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca