JENTERANEWS.com – Upaya pencarian intensif terhadap Ahmad Sugandi (34), pria yang dilaporkan terseret arus di Perairan Pantai Pangrerekan, Sukabumi, berakhir duka. Setelah pencarian yang memakan waktu lebih dari 24 jam, korban akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Rabu (22/10) petang, sekitar pukul 15.00 WIB, dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban pertama kali terlihat oleh tim di lapangan dalam kondisi terapung di atas permukaan air. Lokasi penemuan berada pada radius sekitar 500 meter dari titik awal korban dilaporkan hilang.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengkonfirmasi penemuan tersebut. Ia menyatakan bahwa jenazah korban langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Korban akhirnya kami temukan pada menjelang petang tadi dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Suryo Adianto saat dihubungi, Rabu (22/10). “Jenazah langsung kita evakuasi menuju rumah duka untuk kita serahkan kepada pihak keluarga.”
Suryo menjelaskan, penemuan ini merupakan hasil kerja keras puluhan personil SAR gabungan yang tak kenal lelah menyisir lokasi. Operasi pencarian dibagi menjadi dua metode. Tim di perairan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet hingga radius 2 mil laut (Nautical Miles) dari lokasi kejadian.
“Kemudian penyisiran secara visual juga dilakukan [dari darat] hingga radius 2 KM dari lokasi kejadian,” jelas Suryo.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan puluhan personil gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polsek Surade, Satpol PP Kecamatan Surade, P2BK Ciracap, RAPI Wilayah Sukabumi, Nelayan Surade, Jampang Peduli, Sarda Kabupaten Sukabumi, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa naas yang menimpa Ahmad Sugandi terjadi pada Selasa (21/10) siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Korban dilaporkan terseret arus ketika sedang berenang di Pantai Pangrerekan Cicaladi, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.
Menurut laporan, saat itu korban nekat berenang ke tengah untuk mengambil jaring jodang (sejenis jaring ikan) miliknya. Namun nahas, arus yang kuat menyeret tubuhnya hingga akhirnya menghilang.(*)
Reporter: Aris Jampang
Redaktur: Hamjah















