Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 3 Okt 2026 13:11 WIB

Polemik Prosedur Distribusi BBM Nelayan Berujung Tegang, Polisi Pastikan SPBN Cikahuripan Kembali Kondusif


					Sejumlah orang yang terdiri dari warga, pembeli, dan pihak terkait tampak berkumpul di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 38.43301 Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/10/2026) malam. Kerumunan tersebut terjadi menyusul insiden adu mulut antara rombongan media dan petugas SPBN yang dipicu oleh miskomunikasi terkait regulasi distribusi BBM menggunakan jerigen plastik untuk nelayan. Perbesar

Sejumlah orang yang terdiri dari warga, pembeli, dan pihak terkait tampak berkumpul di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 38.43301 Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/10/2026) malam. Kerumunan tersebut terjadi menyusul insiden adu mulut antara rombongan media dan petugas SPBN yang dipicu oleh miskomunikasi terkait regulasi distribusi BBM menggunakan jerigen plastik untuk nelayan.

JENTERANEWS.com — Ketegangan sempat mewarnai area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 38.43301 yang berlokasi di Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/10/2026) petang. Sebuah insiden adu mulut yang melibatkan rombongan awak media, petugas operasional SPBN, dan warga setempat pecah sekitar pukul 18.30 WIB. Insiden ini dipicu oleh polemik terkait prosedur dan mekanisme pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Peristiwa tersebut bermula ketika sebuah rombongan media mendatangi fasilitas SPBN dan menyoroti aktivitas pengisian BBM yang menggunakan medium jerigen plastik. Merespons pertanyaan yang diajukan oleh rombongan tersebut, pihak pengelola SPBN memberikan klarifikasi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) distribusi yang berlaku.

Petugas menegaskan bahwa SPBN 38.43301 beroperasi secara eksklusif untuk memenuhi kebutuhan logistik melaut para nelayan. Proses transaksi tidak dilakukan secara bebas, melainkan wajib diakomodasi secara kolektif dengan melampirkan surat izin pembelian resmi yang diterbitkan oleh Dinas Perikanan. Tanpa adanya dokumen legalitas tersebut, pihak SPBN memiliki otoritas penuh dan terikat aturan untuk menolak pelayanan distribusi BBM.

Sayangnya, pemaparan terkait regulasi teknis tersebut gagal mencapai titik temu pemahaman. Miskomunikasi ini dengan cepat tereskalasi menjadi perdebatan bersuara tinggi. Situasi memanas tatkala ketegangan tidak hanya melibatkan petugas, tetapi juga memicu reaksi dari para pembeli dan masyarakat sekitar yang tengah berada di lokasi.

Kendati sempat terjadi eskalasi verbal yang tajam, konfrontasi tersebut tidak berujung pada insiden fisik. Ketegangan baru mereda usai sejumlah nelayan lain berdatangan ke lokasi kejadian, yang kemudian disusul dengan langkah rombongan media meninggalkan area SPBN tersebut.

Menyikapi dinamika yang berpotensi mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi bergerak cepat. Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cisolok, AKP Yopi Hadisugara, S.H., M.Si., mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut dan memastikan bahwa aparat kepolisian langsung melakukan langkah mitigasi serta pemantauan melekat di lapangan.

“Kami membenarkan adanya insiden adu mulut di SPBN 38.43301 Cikahuripan. Akar persoalannya bertumpu pada perbedaan interpretasi dan pemahaman terkait mekanisme serta regulasi pembelian BBM khusus nelayan,” ungkap AKP Yopi saat memberikan keterangan resminya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian memberikan peringatan sekaligus imbauan tegas kepada seluruh elemen masyarakat agar mengedepankan asas musyawarah dalam menyikapi setiap temuan di lapangan.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk menyelesaikan setiap diskrepansi informasi maupun persoalan melalui jalur komunikasi yang konstruktif dan cara yang baik. Hindari tindakan provokatif yang dapat memicu instabilitas serta gangguan Kamtibmas,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Polsek Cisolok secara intensif terus membangun koordinasi lintas sektoral guna memastikan operasional distribusi BBM di SPBN tersebut berjalan sesuai dengan koridor ketentuan yang berlaku. Situasi di kawasan SPBN Cikahuripan dan sekitarnya saat ini dilaporkan telah kembali normal, aman, dan terkendali secara penuh.(*)

Reporter: Mardi
Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca