Menu

Mode Gelap

Bencana · 15 Mar 2025 03:38 WIB

Polres Sukabumi Siapkan Operasi Ketupat Lodaya 2025: Tiga Fokus Utama untuk Kelancaran Mudik dan Wisata


					Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian (tengah), memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Aula Rupatama Polres Sukabumi, Jumat (14/3/2025). Perbesar

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian (tengah), memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Aula Rupatama Polres Sukabumi, Jumat (14/3/2025).

JENTERANEWS.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Polres Sukabumi bergegas mempersiapkan Operasi Ketupat Lodaya 2025 dengan tiga fokus utama: mengatasi kepadatan arus lalu lintas di jalur utara, mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang, dan memastikan kelancaran distribusi Bahan Pokok Penting (Bapokting). Persiapan ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Aula Rupatama Polres Sukabumi, Jumat (14/3/2025).

Suasana rapat koordinasi persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2025 yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi dan instansi terkait.

Suasana rapat koordinasi persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2025 yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi dan instansi terkait.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, menegaskan pentingnya operasi ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama para pemudik dan wisatawan. “Dengan banyaknya destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi, khususnya Palabuhanratu, kami ingin memastikan keamanan dan kenyamanan bagi semua pengunjung,” ujarnya.

Fokus Utama Operasi:

  • Penanganan Kepadatan Arus Lalu Lintas: Jalur utara Kabupaten Sukabumi diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan. Polres Sukabumi akan mengerahkan personel untuk mengatur lalu lintas dan mencegah kemacetan.
  • Dukungan Pemulihan Pascabencana: Operasi ini juga bertujuan untuk mendukung upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
  • Kelancaran Distribusi Bapokting: Memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok penting selama periode Idul Fitri menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kesiapan Personel dan Dukungan Pihak Terkait:

  • Polres Sukabumi akan mengerahkan 493 personel selama 17 hari untuk mengamankan dan melayani masyarakat.
  • Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, melalui Staf Ahli Bupati Syamsul Bahri, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh operasi ini.
  • Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, menegaskan bahwa TNI siap membantu pengamanan, terutama di wilayah Cibadak, Cicurug, dan jalur utara.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi dan berbagai instansi terkait, menunjukkan sinergi yang kuat dalam menghadapi tantangan pengamanan Idul Fitri. Diharapkan, Operasi Ketupat Lodaya 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.(*)

Laporan: Mardi


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Merespons Kebutuhan Warga, BPBD Sukabumi Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Lebaksari

18 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Babinsa TNI-AD bersatu padu mengisi jeriken-jeriken air milik warga yang antre di Desa Lebaksari, Parakansalak, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 155 Kepala Keluarga yang terdampak kesulitan pasokan air.

Tragedi Usai Perayaan Kemerdekaan: Dua Pemuda Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK

18 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas LPG Subsidi, Negara Dirugikan Rp49,7 Miliar

18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. (tengah, memegang kertas) didampingi jajaran Satreskrim memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di Mapolres Sukabumi. Di depan meja terlihat barang bukti berupa ratusan tabung gas LPG ukuran 3 kg, 12 kg, dan 50 kg serta peralatan modifikasi yang digunakan tersangka untuk memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi. Praktik pengoplosan ini diperkirakan merugikan negara mencapai Rp49,7 miliar.

Kebakaran Hebat Melanda 30 Hektare Lahan Jati di Warungkiara Sukabumi, Proses Pemadaman Terkendala Medan

18 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Sejumlah petugas dari tim penanggulangan bencana gabungan memantau sisa-sisa kebakaran di area bukit perkebunan jati, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260818-WA0081.jpg, akses jalan tanah yang sempit serta medan perbukitan menjadi salah satu kendala utama bagi armada dan petugas dalam memadamkan api secara menyeluruh.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca